0%
logo header
Senin, 02 Juni 2025 10:51

Program Makan Bergizi Gratis di Makassar Sentuh 15.000 Siswa

Program Makan Bergizi Gratis di Makassar Sentuh 15.000 Siswa

Hingga Awal Juni 2025, Program ini telah Menjangkau Sekitar 15.000 Siswa dari Berbagai Jenjang Pendidikan, Paud, SD, SMP dan SMA.

MAKASSAR, KATABERITA.CO — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan dampak signifikan dalam pemenuhan gizi anak sekolah di Kota Makassar.

banner pdam

Hingga awal Juni 2025, program ini telah menjangkau sekitar 15.000 siswa dari berbagai jenjang pendidikan di lebih dari 200 sekolah, mulai dari PAUD, SD, hingga SMP.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rappocini 2, Marcella Cindy Leonyta, mengungkapkan bahwa dapur MBG di wilayahnya kini melayani dua sekolah, yakni SMP Negeri 3 Makassar dan SMA Negeri 2 Makassar. Pemilihan sekolah ini didasarkan pada kapasitas maksimal dan radius layanan dari lokasi dapur.

Baca Juga : Munafri Tekankan Kompetensi dan Keselamatan Nelayan dalam Diklat Pelayaran

“Dapur ini hanya meng-cover dua sekolah karena daya tampung maksimalnya hanya sekitar 3.500 siswa. Dengan radius jangkauan layanan 300 meter, kita pastikan distribusi tetap efisien dan tepat sasaran,” jelas Marcella, Senin (2/6/2025).

Dapur Rappocini 2 merupakan titik ke-10 dari seluruh dapur MBG yang telah beroperasi di Makassar. Menurut Marcella, dua titik layanan baru kini tengah dipersiapkan di Kecamatan Tamalate dan Biringkanaya guna memperluas jangkauan manfaat.

“Yang sementara dalam proses pembentukan sekarang ada di Tamalate dan Biringkanaya. Ini bentuk komitmen memperluas cakupan dan percepatan layanan ke sekolah-sekolah lain,” ujarnya.

Baca Juga : Perkuat Akuntabilitas, Pemkot Makassar Dorong Konsistensi Kinerja OPD

Meski belum ditetapkan target kuantitatif secara spesifik untuk tahun ini, pemerintah tetap menargetkan percepatan distribusi manfaat secara merata. Marcella menegaskan.

“Tidak ada target pasti tahun ini, tapi Insya Allah semua dipenuhi secepatnya. Harapannya, seluruh siswa bisa segera menerima manfaat.”

Program MBG sendiri dijalankan oleh Yayasan Prabu Jaya Berkarya Nusantara sebagai mitra strategis pemerintah kota. Selain berfokus pada peningkatan gizi anak sekolah, program ini juga membuka ruang pemberdayaan masyarakat melalui pelibatan tenaga dapur dan penyediaan bahan pangan lokal.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Dorong Urban Farming Terintegrasi, Libatkan Warga hingga Komunitas Lorong

Dengan semangat kolaborasi dan perluasan akses gizi, Makassar terus melangkah maju sebagai kota yang peduli terhadap masa depan generasi mudanya. (Jie_e)