MAKASSAR, KATABERITA.CO – Pemkot Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2023.

Penghargaan dari Presiden RI tersebut rencananya akan diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (14/3) besok.
UHC Award adalah bentuk apresiasi yang diberikan kepada kabupaten/kota terhadap layanan kesehatan yang accessibility atau mudah diakses bagi semua pihak di daerah.
Baca Juga : Kenakan Passapu Khas Bugis-Makassar, Munafri Hadiri HUT ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar dr Nursaidah Sirajuddin mengatakan UHC merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan yang promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif bermutu dengan biaya terjangkau.
dr Ida mengungkapkan definisi UHC merupakan perwujudan tiga hal yang saling berhubungan. Yakni kesamaan akses pelayanan, kesehatan setiap orang yang membutuhkan akan mendapatkan pelayanan kesehatan, bukan hanya bagi mereka yang mampu membayar saja.
“Memperhatikan kualitas pelayanan kesehatan yang baik dan terus meningkat bagi peserta yang menerima pelayanan. Dan memastikan bahwa biaya pelayanan kesehatan yang digunakan tidak membuat masyarakat dalam kerugian finansial,” ungkap dr Ida.
Baca Juga : MIWF 2026 Resmi Dibuka, Pemkot Makassar Perkuat Dukungan Ruang Budaya
Selain itu salah satu syarat UHC ialah kepesertaan BPJS-nya lebih atau sama dengan 95%.
Dalam catatannya, cakupan UHC Kota Makassar pada 2020 tercatat mencapai angka 94,57% yang mana terdapat 1.404.354 peserta dengan total penduduk 1.484.912 jiwa.
Pada 2021, cakupannya menjadi 97,49% dengan jumlah peserta 1.427.115 dari jumlah penduduk 1.463.809 jiwa.
Baca Juga : Pemkot Makassar Seleksi Imam Kelurahan, Fokus pada Kualitas dan Peran Sosial
Lalu 2022, tercatat 95,22% dengan jumlah peserta 1.393.832 dari jumlah penduduk 1.463.809 jiwa.
Kemudian, pada awal tahun ini, Januari 2023 mencatatkan angka 95,52% dengan peserta 1.398.245.
Serta Februari 2023 sekira 95,56%, 1.398.783 peserta dengan jumlah penduduk 1.463.809 jiwa.
Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan SOP Terpadu Penanganan ODGJ
Pihaknya mengaku bersyukur karena sejak 2021 sudah mencapai UHC Award
“Alhamdulillah Kota Makassar sejak 2021 sudah UHC atau memastikan bahwa sistem jaminan kesehatan setiap warga memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu dengan biaya terjangkau,” akunya.
Pihaknya berkomitmen pada tahun-tahun berikutnya untuk tetap mempertahankan penghargaan ini.
Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan SOP Terpadu Penanganan ODGJ
“Kami berkomitmen bagaimana selalu mengedukasi masyarakat yang belum terdaftar KIS untuk daftar dan komitmen pemerintah kota dalam hal penganggaran tiap tahunnya,” janjinya.
Dalam penyerahan apresiasi nanti, tema yang diangkat ialah Universal Health Coverage sebagai Wujud Nyata Komitmen Pemerintah Daerah dalam Mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional bagi Masyarakat Indonesia.

