0%
logo header
Senin, 22 Juni 2026 13:31

Munafri Paparkan Potensi Makassar di Hadapan Fortune Indonesia, Investasi dan Ekonomi Tumbuh Positif

Munafri Paparkan Potensi Makassar di Hadapan Fortune Indonesia, Investasi dan Ekonomi Tumbuh Positif

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan berbagai faktor yang menjadikan Kota Makassar sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi dan investasi yang menjanjikan di Indonesia.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan berbagai faktor yang menjadikan Kota Makassar sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi dan investasi yang menjanjikan di Indonesia.

banner pdam

Hal tersebut disampaikan Munafri saat diwawancarai perwakilan Majalah Fortune Indonesia untuk edisi khusus Best Place to Invest secara daring, Senin (22/6).

Dalam wawancara itu, Munafri menjelaskan bahwa posisi strategis Makassar sebagai pusat perdagangan dan jasa di kawasan Indonesia Timur menjadi salah satu modal utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga : Resmikan PadelHood Makassar, Munafri: Ini Ruang Baru untuk Hidup Lebih Sehat

Menurutnya, hampir seluruh aktivitas distribusi barang dan jasa menuju wilayah Indonesia Timur beririsan dengan Kota Makassar, sehingga menjadikan kota ini sebagai pintu gerbang utama bagi aktivitas bisnis, logistik, dan investasi.

“Makassar merupakan hub perdagangan Indonesia Timur. Posisi strategis ini menjadikan Makassar sebagai pintu masuk utama bagi aktivitas bisnis, logistik, dan investasi yang ingin menjangkau kawasan timur Indonesia,” ujar Munafri.

Ia menuturkan, pertumbuhan ekonomi Makassar terus menunjukkan tren positif.

Baca Juga : Lantik Pengurus IKDA Makassar, Munafri Minta Da’i Perkuat Persatuan Umat

Pada triwulan I 2026, pertumbuhan ekonomi Kota Makassar tercatat sebesar 6,61%, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada pada angka 5,39%.

Menurut Munafri, capaian tersebut ditopang sejumlah faktor, antara lain posisi Makassar sebagai pusat logistik Indonesia Timur, tingginya kepercayaan investor, serta keberhasilan transformasi ekonomi yang didorong digitalisasi.

Selain didukung infrastruktur perdagangan yang relatif lengkap, Makassar juga memiliki struktur ekonomi yang beragam.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Jamu Peserta Simposium Internasional Kelautan dan Perikanan Lewat Gala Dinner

Kondisi ini membuat perekonomian daerah lebih tangguh karena tidak bergantung pada satu sektor atau komoditas tertentu.

“Makassar memiliki struktur ekonomi yang heterogen. Ketika satu sektor mengalami perlambatan, sektor lain tetap bergerak sehingga stabilitas pertumbuhan ekonomi dapat terjaga,” katanya.

Munafri menambahkan, kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kekuatan penting yang terus diperkuat pemerintah daerah.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Siapkan Gerakan Donor Darah Mingguan, Perkuat Stok PMI

Menurutnya, peningkatan kapasitas SDM diperlukan agar masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari pertumbuhan ekonomi dan investasi yang terus meningkat.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga iklim investasi yang kondusif melalui kepastian regulasi, transparansi birokrasi, serta stabilitas daerah.

“Investor tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga membutuhkan kepastian regulasi, birokrasi yang transparan, dan kondisi daerah yang aman. Hal-hal inilah yang terus kami jaga di Kota Makassar,” ujarnya.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Siapkan Gerakan Donor Darah Mingguan, Perkuat Stok PMI

Munafri mengungkapkan, realisasi investasi Kota Makassar pada triwulan I 2026 mencapai Rp1,23 triliun atau sekitar 22,81% dari total investasi yang masuk ke Sulawesi Selatan.

“Capaian tersebut menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan pelaku usaha terhadap stabilitas ekonomi Kota Makassar,” katanya.

Meski demikian, Munafri menegaskan bahwa investasi yang masuk harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Siapkan Gerakan Donor Darah Mingguan, Perkuat Stok PMI

Karena itu, Pemerintah Kota Makassar mendorong setiap investasi untuk menciptakan lapangan kerja, memberdayakan masyarakat sekitar, serta membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Target kami bukan hanya meningkatkan nilai investasi, tetapi memastikan investasi tersebut menghadirkan multiplier effect bagi masyarakat. Pertumbuhan ekonomi harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Kota Makassar,” tutupnya.