MAKASSAR, KATABERITA.CO – Pemerintah Kota Makassar melalui Kecamatan Panakkukang mulai mematangkan penataan kawasan eks Terminal Toddopuli yang selama ini dimanfaatkan sebagai lokasi Pasar Hobi.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi aset fasilitas umum sekaligus menciptakan kawasan yang lebih tertib dan sesuai peruntukannya.
Rencana penataan itu dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Camat Panakkukang, Syahrir, di Kantor Camat Panakkukang beberapa hari lalu.
Baca Juga : Terminal Malengkeri Jadi Pasar Bongkar Muat Baru, Perumda Terminal Atur Lalu Lintas dan Aktivitas Pedagang
Rapat dihadiri perwakilan Perumda Terminal Makassar Metro, PD Pasar Makassar Raya, Perumnas Proyek Sulawesi Selatan, unsur Tripika Kecamatan Panakkukang, Lurah Paropo, ketua RT/RW setempat, serta perwakilan pedagang Pasar Hobi Toddopuli.
“Dalam rapat tersebut kami membahas rencana pengosongan fasilitas umum sekaligus pemanfaatan kembali lahan di kawasan eks Terminal Toddopuli,” kata Syahrir, Minggu (21/6).
Penataan kawasan merupakan tindak lanjut surat resmi dari Perumda Terminal Makassar Metro terkait pengosongan lokasi di area eks terminal.
Baca Juga : Pemkot Makassar Jadwalkan Lelang Direksi BUMD Dibuka 15 Agustus
Sebagai solusi bagi para pedagang, pemerintah menawarkan relokasi ke Pasar Sawah di Jalan Gunung Latimojong atau Terminal Regional Daya.
Menurut Syahrir, pemerintah mengedepankan pendekatan persuasif dengan membuka ruang dialog sebelum proses relokasi dilakukan.
“Kami menawarkan dua alternatif lokasi relokasi dan memberikan waktu tiga hari kepada para pedagang untuk bermusyawarah menentukan pilihan yang dianggap paling sesuai,” ujarnya.
Baca Juga : Terima PSU Senilai Rp168,7 Miliar, Munafri Dorong RTH dan Taman Anak di Kawasan Hunian
Ia menegaskan, penataan dilakukan tanpa mengabaikan kepentingan para pedagang yang selama ini menggantungkan mata pencaharian di kawasan tersebut.
Pemerintah berharap proses relokasi dapat berlangsung tertib sehingga penataan kawasan dapat berjalan lancar.
“Penataan ini dilakukan demi kepentingan bersama agar kawasan tersebut kembali tertib dan dapat dimanfaatkan sesuai fungsi serta peruntukannya,” tambah Syahrir.
Baca Juga : Pemkot Makassar Terima PSU Senilai Rp168,7 Miliar dari Tujuh Pengembang
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, mengatakan pihaknya terus melakukan komunikasi dengan pengurus asosiasi maupun pedagang Pasar Hobi Toddopuli terkait rencana relokasi.
“Alhamdulillah komunikasi dengan ketua asosiasi sudah berjalan. Kami juga telah menyampaikan Surat Peringatan pertama kepada para pedagang,” kata Elber.
Menurutnya, relokasi merupakan bagian dari upaya optimalisasi aset daerah sekaligus mengembalikan fungsi kawasan eks Terminal Toddopuli sesuai peruntukannya.
Baca Juga : Pemkot Makassar Terima PSU Senilai Rp168,7 Miliar dari Tujuh Pengembang
Karena itu, proses penataan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan dialog dan kesepahaman bersama para pedagang.
“Kami ingin proses ini berjalan baik. Komunikasi terus dilakukan agar relokasi dapat terlaksana secara tertib dan diterima semua pihak,” ujarnya.
Elber menyebut sebagian pedagang menyambut positif rencana relokasi tersebut karena tetap diberikan ruang untuk melanjutkan usaha di lokasi yang telah disiapkan pemerintah.
Baca Juga : Pemkot Makassar Terima PSU Senilai Rp168,7 Miliar dari Tujuh Pengembang
Diketahui, Pasar Hobi Toddopuli selama ini dikenal sebagai pusat perdagangan hewan peliharaan dan perlengkapan hobi di Makassar.
Di kawasan itu terdapat pedagang ikan hias, burung, kucing, reptil, hingga berbagai perlengkapan pendukung seperti pakan, kandang, akuarium, dan aksesori hewan peliharaan.
Seiring perkembangan kawasan, keberadaan pasar di area eks terminal dinilai perlu ditata kembali guna mendukung pengelolaan aset daerah yang lebih optimal dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

