MAKASSAR, KATABERITA.CO – Semangat nasionalisme dan kebanggaan terhadap generasi muda terpancar dalam suasana penuh haru dan hormat di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Rabu petang (14/5/2025).

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi mengukuhkan pelaksana Duta Pancasila sekaligus Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Indonesia Kota Makassar, masa bakti 2025–2029.
Dalam momen sakral yang dihadiri oleh para pelatih, pembina, orang tua siswa, dan pejabat pemerintahan, Munafri memberikan pesan mendalam kepada para pelajar terpilih yang akan mengemban tugas penting pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.
Baca Juga : Munafri Tekankan Kompetensi dan Keselamatan Nelayan dalam Diklat Pelayaran
“Menjadi bagian dari Paskibraka adalah sebuah kehormatan yang luar biasa,” ucap Munafri dalam sambutannya, menyiratkan rasa bangga sekaligus harapan besar terhadap para peserta.
Dengan nada personal, pria yang akrab disapa Appi itu mengenang masa mudanya. Ia mengaku pernah memiliki impian untuk menjadi bagian dari pasukan elit pengibar bendera, namun impian itu tak sempat terwujud.
“Saya dulu juga ingin sekali jadi Paskibraka, tapi tidak berhasil. Saya agak susah baris-berbaris. Tapi saya sangat salut dengan teman-teman yang berhasil menjadi peserta,” ungkapnya, disambut tawa hangat para undangan.
Baca Juga : Perkuat Akuntabilitas, Pemkot Makassar Dorong Konsistensi Kinerja OPD
Menurut Wali Kota, Paskibraka bukan sekadar barisan pengibar bendera. Lebih dari itu, mereka adalah simbol kedisiplinan, keteladanan, dan kecerdasan tiga hal yang menjadi fondasi pembentukan karakter generasi muda.
“Dari sekian banyak siswa di sekolah, hanya dua hingga tiga yang terpilih dan itu mencerminkan kualitas unggul yang dimiliki oleh mereka,” ujarnya.
Munafri menekankan bahwa proses seleksi dan pelatihan Paskibraka harus dilihat sebagai bagian penting dari pendidikan karakter. Ia berharap para anggota tidak hanya menguasai teknik dan kedisiplinan, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai luhur bangsa.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Dorong Urban Farming Terintegrasi, Libatkan Warga hingga Komunitas Lorong
“Yang kita harapkan dari anak-anak Paskibraka ini adalah bagaimana mereka bisa memahami dan mengamalkan Pancasila, bukan hanya secara intelektual, tetapi juga dalam perilaku dan sikap terhadap sesama,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan keprihatinan atas makin memudarnya perhatian terhadap pendidikan budi pekerti, adat, dan tata krama. Menurutnya, penguatan karakter seharusnya menjadi arus utama dalam sistem pendidikan, bukan pelengkap.
“Kadang-kadang kita lupa mengajarkan anak bagaimana bersikap di depan guru, berbicara kepada orang tua, atau menghormati orang lain. Ini semua harus kita tanamkan sejak dini, dan Paskibraka adalah bagian dari proses pembelajaran karakter itu,” katanya.
Baca Juga : Lewat Syawalan, Wali Kota Makassar Ajak Muhammadiyah Perkuat Sinergi Bangun Kota
Munafri menegaskan, Pemerintah Kota Makassar akan terus mendukung program-program yang mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum dan kegiatan pelajar, termasuk melalui pembinaan Duta Pancasila dan Paskibraka.
Di akhir sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembinaan dan seleksi Paskibraka dari pelatih, pembina, hingga instansi teknis.
“Berbanggalah kalian, karena kalian adalah anak-anak pilihan. Kalian calon generasi emas Indonesia tahun 2045,” tutup Munafri dengan nada optimis.
Baca Juga : Lewat Syawalan, Wali Kota Makassar Ajak Muhammadiyah Perkuat Sinergi Bangun Kota
Pengukuhan ini menjadi tonggak awal perjalanan para pelajar terpilih sebagai simbol kebanggaan daerah sekaligus duta nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan zaman yang terus berubah. (Jie_e)

