0%
logo header
Sabtu, 01 April 2023 08:42

Kontribusi DP2 untuk Reseliensi Kota Makassar

Kontribusi DP2 untuk Reseliensi Kota Makassar

Ada dua bentuk kontribusi yang dilakukan DP2 Makassar dalam membangun Kota Makassar yang berdaya tahan atau resiliensi. Yaitu melalui Inovasi Gayana Rong atau Gabungan Budidaya Sederhana di Lorong dan Getar Sirangi Rong.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar mempunyai cara sendiri untuk membantu membangun kota yang resiliensi atau berdaya tahan.

banner pdam

Apalgi membangun Makassar menjadi kota resiliensi merupakan poin penting yang menjadi tujuan dalam Rakorsus 2023 pada Maret lalu.

Di mana kata Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, resiliensi masuk di dalam RPJMD, program strategis, dan visi-misi ADAMA.

Baca Juga : DP2 Makassar Realisasikan Urban Farming Terintegrasi, Edufam Dimulai 2026

“Jadi maksud pak wali resiliensi itu bagaimana kota ini tahan terhadap bencana,” singkat Kepala DP2 Makassar Evy Aprialti.

Ia mengungkapkan ada dua bentuk kontribusi yang dilakukan DP2 Makassar dalam membangun Kota Makassar yang berdaya tahan atau resiliensi.

Yaitu melalui Inovasi Gayana Rong atau Gabungan Budidaya Sederhana di Lorong dan Getar Sirangi Rong.

Baca Juga : Sambut HUT Makassar ke-418, Dinas Perdagangan Gelar Operasi Pasar Murah Lewat Program MDC

Gayana Rong merupakan sistem penggabungan tiga kegiatan budidaya. Yakni budidaya ikan, tanaman hidroponik, dan unggas.

“Melalui inovasi Gayana Rong kita mengembangkan teknik simbiosis mutualisme ketiga jenis budidaya ini,” ujarnya.

Katanya, ketiga komoditas ini digerakkan oleh panel listrik buatan yang memanfaatkan cahaya sebagai sumber energi.

Baca Juga : Dinas Perdagangan Makassar Lakukan Taksasi Kendaraan Sitaan di Kejari Cabang Pelabuhan

“Pengoperasian menggunakan sistem berbasis Internet of Thinks (IoT),” ungkap Evy Aprialti.

Sedangkan Getar Sirangi Rong adalah metode pemeliharaan dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT).

“Kita sudah melakukan gerakan penanaman satu juta polybag. Ini perlu pemeliharaan yang intensif dan efektif, makanya kita membuat inovasi berupa Getar Sirangi Rong yang memanfaatkan teknologi,” tutupnya.