0%
logo header
Jumat, 10 September 2021 13:55

Kementrian Pertanian Bakal Kirim 200 Ekor Sapi Perah ke Kabupaten Gowa

Seseorang memerah susus sapi || ist
Seseorang memerah susus sapi || ist

Kementrian Pertanian terus menggenjot program pengembangan sapi perah di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Sebanyak 200 ekor sapi perah ditargetkan sudah akan tiba di Kabupaten Gowa, November 2021, mendatang.

GOWA, KATABERITA.CO – Kementrian Pertanian terus menggenjot program pengembangan sapi perah di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.

Sebanyak 200 ekor sapi perah ditargetkan sudah akan tiba di Kabupaten Gowa, November 2021, mendatang.

Direktur Pakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Peternakan Kesehatan Hewan (PKH) Kementrian Pertanian, Agus Sunanto bahkan sudah menijau lokasi kandang dan hijauan pakan di Desa Tonasa dan Desa Baloramang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Kamis (9/9) kemarin.

Baca Juga : Mentan SYL dan Danny Pomanto Salat Idul Adha 1444 Hijriah di Lapangan Karebosi

Dari hasil tinjauan di lapangan, kata dia, lahan untuk kandang dan hijauan untuk pakan sudah siap. Sehingga dia berharap penanaman bibit pakan sudah bisa dilakukan pekan depan.

“Harapan kita 200 ekor sapi perah ini sudah sampai di Kabupaten Gowa, November nanti. Sementara untuk hijauannya atau untuk pakannya kita berharap minggu depan sudah mulai tanam karena bibitnya sudah siap,” kata Agus Sunanto.

Dia juga berharap program ini bisa berjalan dan berkembang dengan baik di Kabupaten Gowa, sehingga ke depan bisa bermanfaat bagi masyarakat dari segi pekerjaan dan penghasilan.

Baca Juga : Adnan Purichta Ichsan Intruksikan Perencanaan Pembangunan Dorong Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Gowa

Kepala Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden, Sintong HMT Hutasoit mengatakan bahwa sapi perah yang akan didatangkan merupakan jenis Friesian Holstein (FH) dari Australia.

Kata dia, sapi jenis FH ini bisa menghasilkan susu 20 liter hingga 25 liter per hari. Sehingga diharapkan melalui program ini, Kabupaten Gowa bisa menjadi sumber sapi perah dan susu.

“Tahun ini kita harapkan ternak, kandang dan lahannya bisa dilaksanakan. Sehingga APBD 2022 nanti bisa membantu untuk pengembangan selanjutnya,” ungkap dia.

Baca Juga : Beautiful Malino di Gowa kembali Digelar, Catat Tanggalnya!

Agar program ini bisa berjalan dengan baik, para peternak nantinya akan mengikuti pelatihan pengolahan sapi perah, mulai dari pemeliharaan, pemberian pakan, pengelolaan susu hingga pengembangbiakan di BBPTUHPT Baturraden.

Menurut dia, beternak sapi perah berbeda dengan sapi potong sehingga dibutuhkan pengetahuan tambahan untuk menghasilkan susu yang berkualitas.

Karena itu, dia berharap program ini berjalan dan akan menambah kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gowa.

Baca Juga : Camat Rappocini Serahkan Bantuan Dua Liter Minyak Goreng ke Masyarakat

Dirinya juga meyakini program ini akan berdampak bagi pendapatan masyarakat dan pengembangan pariwisata di Kabupaten Gowa.

“Harapan kita nanti bisa dikembangkan di masyatakat sekitar Kabupaten Gowa. Khususnya di daerah Malino yang agroklimat yang sangat baik untuk pertumbuhan sapi jenis FH ini,” beber dia.