MAKASSAR, KATABERITA.CO – Kepemimpinan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto tak pernah diragukan.

Orang nomor satu di Kota Makassar ini beberapa kali didaulat menjadi narasumber untuk bicara tentang kepemimpinan.
Salah satunya menjadi pembicara pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan X, di Kampus Puslatbang KMP LAN Jalan Raya Baruga Antang, Kamis (9/6).
Baca Juga : Kenakan Passapu Khas Bugis-Makassar, Munafri Hadiri HUT ke-69 Kodam XIV/Hasanuddin
Pelatihan ini diselenggarakan Pusat Pelatihan dan Pengembangan Kajian Managemen Pemerintahan LAN RI.
Di hadapan peserta yang berasal dari berbagai provinsi ini, Danny Pomanto membahas terkait isu strategis dan kepemimpinan kewirausahaan.
Anak lorong yang berhasil memimpin Kota Makassar dua periode ini menuturkan sepak terjangnya masuk ke dunia politik yang awalnya berprofesi sebagai dosen.
Baca Juga : MIWF 2026 Resmi Dibuka, Pemkot Makassar Perkuat Dukungan Ruang Budaya
Danny sendiri tidak menyangka bisa memimpin ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan selama dua periode. Apalagi ia lahir dari tenaga pendidik dan selama 21 tahun mengabdikan diri sebagai dosen.
“Tidak ada yang menyangka termasuk saya sendiri tidak pernah terpikir akan mendapat amanah seperti ini. Tapi ini pilihan rakyat, ada amanah yang harus saya pertanggungjawabkan,” kata Danny.
Dia menambahkan, selama menjadi pemimpin di Kota Makassar ada berbagai macam polemik yang menimpanya.
Baca Juga : Pemkot Makassar Seleksi Imam Kelurahan, Fokus pada Kualitas dan Peran Sosial
“Saya menjalankan amanah dan di hadapkan banyak persoalan. Tapi semuanya saya jalani ikhlas dan lillahi ta’ala. Saya yakin kebenaran akan selalu menemukan jalannya,” ceritanya.
Belajar dari perjalanan karirnya itulah, Danny Pomanto membocorkan trik jitunya sebagai pemimpin Kota Makassar.
“Tetap berada di sini karena rakyat menyayangi saya. Kunci seorang pemimpin adalah tanggung jawab,” ungkapnya.
Baca Juga : Kemensos Lirik Makassar Jadi Percontohan Nasional Penanganan Sosial
“Dengarkan rakyat dan sentuh hati mereka. Rangkul mereka dan berikan solusi yang bisa membawa manfaat yang banyak. Perbanyak komunikasi karena itulah kunci seorang pemimpin,” pesan Danny.

