MAKASSAR, KATABERITA.CO – Pemkot Makassar terus mematangkan persiapan menyambut Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-XXVII yang digelar pada 29 April 2023, mendatang.

Sebagai tuan rumah, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto ingin kegiatan yang dihadiri 546 kepala daerah ini sukses besar.
Apalagi Danny Pomanto sangat menginginkan Hari OTDA ke-XXVII di Kota Makassar dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi Saat Sambut Rakernas BAMAGNAS
“Insya Allah kita undang pak Presiden Jokowi, mudah-mudahan beliau bisa hadir,” singkat Danny Pomanto, usai Rakor Pemkot Makassar, di Ruang Sipakatau Balai Kota, Jumat (24/3).
Ia menyampaikan Hari OTDA Ke-XXVII menjadi momentum yang terbaik untuk mempromosikan event-event nasional lainnya yang akan digelar di Kota Makassar.
Mulai Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakernas APEKSI) 2023 hingga Makassar International Eight Festival and Forum (F8).
Baca Juga : Pemkot Makassar Resmi Hentikan Open Dumping di TPA Tamangapa, Mulai 1 Agustus Hanya Terima Sampah Residu
“Di sini momen terbaik bagi Kota Makassar untuk memperkenalkan program pemerintah kota yang sudah on going,” tuturnya.
Sebelumnya, Danny Pomanto sudah melakukan rapat bersama dengan jajaran pejabat di Ditjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri.
Pada kesempatan tersebut, Danny Pomanto memaparkan konsep peringatan Hari OTDA ke-XXVII di Kota Makassar.
Baca Juga : Pantau MPLS 2026, Wali Kota Appi Pastikan Hari Pertama Sekolah di Makassar Berjalan Lancar
Ada beberapa rangkaian kegiatan yang digelar Pemkot Makassar sebagai tuan rumah. Mulai seminar nasional hingga mengunjungi Lorong Wisata.
“Ini kegiatan pertama yang diselenggarakan pasca pandemi, makanya kita buat sesuatu yang lebih produktif dan berkualitas,” tutupnya.
Diketahui, peringatan Hari OTDA ke-XXVII di Kota Makassar mengusung tema ‘Otonomi Daerah Maju, Indonesia Unggul’.
Baca Juga : Munafri Beri Teladan GAMAS, Antar Putrinya pada Hari Pertama Sekolah
Hari OTDA di Kota Makassar rencananya akan dihadiri 546 kepala daerah. Yakni 38 gubernur, 93 wali kota, dan 415 bupati.

