0%
logo header
Minggu, 31 Juli 2022 17:47

Hadiri World Cities Summit di Singapura, Danny Siap Jadikan Makassar Kota Layak Huni

Hadiri World Cities Summit di Singapura, Danny Siap Jadikan Makassar Kota Layak Huni

World Cities Summit 2022 merupakan pertemuan wali kota global, pimpinan bisnis, hingga pakar pengetahuan untuk bertukar pikiran dan mencari solusi dalam menciptakan kota layak huni.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menghadiri Word Cities Summit, di Sands Expo and Convention Center, Singapura.

banner pdam

Kegiatan yang mengangkat tema ‘Liveable and Sustainable Cities: Emerging Stronger’ berlangsung mulai 31 Juli hingga 3 Agustus 2022, mendatang.

Di bawah kepemimpinannya sejak periode pertama, Makassar merupakan salah satu kota di Indonesia yang diperhitungkan dunia.

Baca Juga : Anggaran Pengadaan Randis Dialihkan, Fokus Program Strategis

Tak jarang, ia beberapa kali menghadiri pertemuan Internasional yang dihadiri tokoh-tokoh di dunia.

Bahkan, Danny juga pernah tampil sebagai pembicara di World Cities Summit di Singapura pada 2018 lalu.

Danny menjelaskan World Cities Summit tahun ini merupakan pertemuan wali kota global, pimpinan bisnis, hingga pakar pengetahuan untuk bertukar pikiran dan mencari solusi dalam menciptakan kota layak huni.

Baca Juga : Perkuat Akuntabilitas, Pemkot Makassar Dorong Konsistensi Kinerja OPD

“Kegiatan ini sejalan dengan visi pemerintah kota untuk menjadikan Makassar Kota Dunia,” singkat Danny Pomanto, Minggu (31/7).

Menurutnya, untuk menjadikan Makassar Kota Dunia harus membuat masyarakat nyaman serta layak untuk tinggal dan beraktivitas.

Hal itu sejalan dengan misi pemerintah kota yakni merestorasi ruang kota yang inklusif menuju kota nyaman kelas dunia yang “sombere’ dan smart city” untuk semua.

Baca Juga : Lewat Syawalan, Wali Kota Makassar Ajak Muhammadiyah Perkuat Sinergi Bangun Kota

Dalam penjabarannya, kata Danny, ada delapan program strategis. Salah satunya yaitu percepatan Makassar menjadi Livable City dan Resilient City.

“Jadi kota layak huni ini sudah masuk dalam 24 program strategis pemerintah kota. Kita berharap melalui forum ini ada solusi atau masukan terkait bagaimana mempercepat program tersebut,” tutur Danny.

Tidak hanya sekadar membicarakan soal kota layak huni, tapi forum ini juga membahas tantangan yang ditimbulkan oleh gangguan yang berkepanjangan dan tidak dapat diprediksi, seperti pandemi dan perubahan iklim.

Baca Juga : Tak Kenal WFH, Wali Kota Makassar Tancap Gas Benahi Krisis Sampah dari Hulu ke Hilir

“Ini yang kita bahas bersama bagaimana kota harus tetap layak huni dan berkelanjutan, serta menjadi lebih tangguh terhadap tantangan yang ada,” tutupnya.