0%
logo header
Rabu, 25 Juni 2025 19:52

Ganggu Ketertiban Umum, Wali Kota Munafri Tegur Pedagang Pasar Tumpah di Tello Baru

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melakukan inspeksi mendadak di salah satu pasar tumpah di Jalan dr Leimena Kawasan Tello Baru Kecamatan Panakkukang, Rabu (25/6) || foto istimewa
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melakukan inspeksi mendadak di salah satu pasar tumpah di Jalan dr Leimena Kawasan Tello Baru Kecamatan Panakkukang, Rabu (25/6) || foto istimewa

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyoroti aktivitas pasar tumpah yang berlokasi di Jalan dr Leimena Kawasan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyoroti aktivitas pasar tumpah yang berlokasi di Jalan dr Leimena Kawasan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang.

banner pdam

Appi sapaan akrabnya bahkan tidak segan-segan menegur pedagang karena aktivitasnya dianggap mengganggu ketertiban umum.

Pasar ini dikenal sebagai salah satu titik keramaian dan kerap menimbulkan kemacetan karena aktivitas jual beli memakan badan jalan, parkir kendaraan jadi semrawut.

Baca Juga : Pantau MPLS 2026, Wali Kota Appi Pastikan Hari Pertama Sekolah di Makassar Berjalan Lancar

Dalam inspeksinya, Appi berdiskusi dengan para pedagang dan memberikan imbauan agar tidak menggunakan badan jalan untuk berjualan.

“Harap jaga ketertiban. Tidak boleh ada aktivitas yang mengganggu jalan,” tegasi kepada sejumlah pedagang saat melakukan inspeksi, Rabu (25/6).

Appi menyampaikan bahwa pemerintah kota tidak melarang masyarakat berusaha, namun harus tetap mematuhi aturan demi kenyamanan dan keselamatan bersama.

Baca Juga : Munafri Beri Teladan GAMAS, Antar Putrinya pada Hari Pertama Sekolah

Selain memberikan teguran lisan, ia juga meminta Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menyusun langkah penataan dan relokasi bagi para pedagang yang terdampak.

“Kita ingin pasar rakyat tetap hidup, tapi tidak boleh mengorbankan kepentingan umum. Harus ada keseimbangan. Saya minta ini segera ditertibkan dengan pendekatan humanis,” lanjutnya.