MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi bersama Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail menyambangi Lorong Wisata Kyoto, di Kecamatan Tamalate, Senin (1/5).

Didampingi Camat Tamalate Emil Yudianto dan Kepala Dinas Pariwisata Muhammad Roem, keduanya datang melihat potensi yang dimiliki Lorong Wisata Kyoto.
Apalagi saat ini, pemerintah kota semakin gencar mendorong kemandirian ekonomi ribuan lorong-lorong di Kota Makassar.
Baca Juga : Wagub Sulsel Tinjau Layanan Lansia di PPSLU Parepare
Lorong Wisata Kyoto memiliki keunikan visual dengan mural seni dan budaya yang memenuhi sepanjang tembok.
Sanggar Batara Gowa hingga kebun sayur juga terdapat di Lorong Wisata Kyoto dan dirawat oleh warga setempat.
Baik Fatmawati Rusdi maupun Indira Yusuf Ismail, keduanya bersemangat mendorong UMKM kuliner khas bugis yakni kue surabi milik warga setempat.
Baca Juga : Hadiri Hari Jadi Parepare, Wagub Sulsel Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan UMKM
“Saya ke sini bersama ibu Wakil Wali Kota karena informasinya di sini produk kue surabinya enak,” kata Indira Yusuf Ismail.
Indira Yusuf Ismail juga meminta warga untuk mengembangkan usaha kue surabi dengan memerhatikan kualitas produk yang dipasarkan.
“Kita mau UMKM kita naik, kualitasnya harus diperbaiki, packagingnya harus ada. Jadi orang sudah bisa gojek, pesan pake aplikasi,” ujarnya.
Baca Juga : Kader PKK Makassar Didorong Aktif Pilah dan Kelola Sampah Rumah Tangga
Apalagi adanya gedung outdoor sanggar di sini juga sering dijadikan lokasi pertemuan atau acara pemerintah setempat.
Sehingga potensi tumbuhnya UMKM kuliner dianggap sangat baik.
“Harapan kita kalau ada kegiatan itu makanannya dari lorong, kue-kue dari produk UMKM,” harapnya.
Baca Juga : Pemkot Makassar Dukung Penguatan Bela Negara melalui Latsarmil Komcad ASN dan Kepala Desa
Fatmawati Rusdi gesit mencatat berbagai kebutuhan UMKM kuliner Lorong Wisata Kyoto.
Dia ingin agar segala keperluan produk dan penataan Lorong Wisata Kyoto bisa dijalankan.
“Misalnya produk kue surabi ini langsung adakan 10 tungku, warga setempat yang mau belajar diberi pelatihan,” kata Fatmawati Rusdi.
Baca Juga : Pemkot Makassar Dukung Penguatan Bela Negara melalui Latsarmil Komcad ASN dan Kepala Desa
Dirinya juga meminta Camat Tamalate Emil dan Kepala Dinas Pariwisata Roem agar menindaklanjuti kebutuhan UMKM lorong lewat Inkubator UKM.
“Jadi kalau yang butuh misal packagingnya bisa ke inkubator center. Supaya packagingnya UMKM Makassar satu model,” terangnya.
Usai mengunjungi Lorong Wisata Kyoto, keduanya lanjut meninjau kondisi Inkubator UMK Kota Makassar yang saat ini masih dalam proses pengembangan.
Baca Juga : Pemkot Makassar Dukung Penguatan Bela Negara melalui Latsarmil Komcad ASN dan Kepala Desa
Program yang diinisiasi Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto ini nantinya akan memfasilitasi pelaku usaha dan UMKM untuk menjadi pengusaha yang lebih baik dan kreatif.
Selain itu, sasaran program ini bukan hanya UMKM yang sudah memiliki nama, tetapi juga untuk UMKM yang masih baru.

