0%
logo header
Sabtu, 25 Mei 2024 12:42

Dinas PU Anggaran Rp23,6 Miliar Revitalisasi Kantor Balai Kota Makassar Tahap II

Dinas PU Anggaran Rp23,6 Miliar Revitalisasi Kantor Balai Kota Makassar Tahap II

Ada beberapa yang menjadi fokus pada pengerjaan tahap dua ini. Yaitu, rehabilitasi tower balai kota. Dalam hal ini pekerjaannya adalah Mechanical, aElectrical dan plumbing (MEP), pekerjaan sistem proteksi bahaya kebakaran. Termasuk penataan ruang menara tower kantor balaikota di lantai 1,3,5,6,7,8,9,10,11 dan 12.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar kembali melanjutkan revitalisasi Kantor Balai Kota Makassar di Jalan Ahmad Yani.

banner pdam

Anggaran yang dialokasikan di APBD 2024 mencapai Rp23,6 miliar.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Bangunan Pemerintahan Dinas PU Kota Makassar Hajar Aswad mengatakan proyek strategis tersebut sudah tayang di LPSE.

Baca Juga : Wali Kota Munafri Arifuddin Dukung Keberlanjutan Program RISE

“Sudah tayang di LPSE itu per 17 Mei kemarin,” singkat Hajar Aswad.

Ada beberapa proses yang harus dilalui pihak penyedia untuk bisa memenangkan proyek tersebut.

Setelah penyedia menawar, akan dilakukan evaluasi administrasi, kualifikasi teknis dan harga yang dijadwalkan pada 27 Mei nanti.

Baca Juga : Antisipasi Banjir, Pemkot Makassar Normalisasi Kanal di Manggala dan Bontoala

Setelah itu akan ada pembuktian kualifikasi dan pemenangannya akan ditetapkan pada 23 Juli mendatang.

“Kalau sesuai jadwalnya penandatanganan kontrak itu nanti 6 Agustus karena kan masih ada masa sanggah,” tuturnya.

Hajar Aswad menjelaskan ada beberapa yang menjadi fokus pada pengerjaan tahap dua ini. Yaitu, rehabilitasi tower balai kota.

Baca Juga : Dinas PU Masif Keruk Saluran Drainase, Jaga Kesehatan Lingkungan

Dalam hal ini pekerjaannya adalah Mechanical, a
Electrical dan plumbing (MEP), pekerjaan sistem proteksi bahaya kebakaran.

Termasuk penataan ruang menara tower kantor balaikota di lantai 1,3,5,6,7,8,9,10,11 dan 12.

“Tahun lalu kita fokus pada pengerjaan heritage Balai Kota, tahun ini fokus pada MEP karena instalasinya sudah banyak yang tidak layak,” tuturnya.

Baca Juga : Yuk! Intip Kemegahan Gedung PKK Makassar Senilai Rp35 Miliar

MEP milik Kantor Balai Kota, kata Hajar Aswad sudah seharusnya dibenahi sebab banyak yang tidak layak.

Air pembuangan yang masuk ke dalam pipa juga merembes, kondisinya berbahaya jika dibiarkan secara terus menerus.

Sehingga ia berharap pengerjaan kantor balai kota tahap II ini bisa memaksimalkan fungsi gedung pemerintahan di Kota Makassar.