MAKASSAR, KATABERITA.CO – Dalam upaya memperkuat sinergi pelestarian budaya, Dinas Kebudayaan Kota Makassar menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (26/1).

Pertemuan ini membahas penguatan kebijakan terkait kawasan heritage yang tersebar di Kota Makassar.
Rakor yang berlangsung di Ruang Rapat Dinas Kebudayaan Kota Makassar tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas Kebudayaan Syahruddin dan dihadiri sejumlah perwakilan dari Pemprov Sulsel.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Kebut Proyek Jalan Multi Years, Progres Hertasning 63%
Fokus pembahasan meliputi penataan kawasan, perlindungan cagar budaya, serta rencana pengelolaan terpadu terhadap kawasan bersejarah dan objek vital warisan budaya lainnya.
Sekretaris Dinas Kebudayaan Makassar, Syahruddin menegaskan bahwa kolaborasi lintas wilayah menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan kawasan heritage di tengah perkembangan kota.
“Sinergi antara pemerintah kota dan provinsi sangat penting agar pengelolaan kawasan cagar budaya dapat berjalan optimal, terarah, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Baca Juga : Wagub Sulsel Tinjau Layanan Lansia di PPSLU Parepare
Melalui koordinasi ini, diharapkan lahir kebijakan yang lebih komprehensif dalam melindungi dan mengembangkan kawasan heritage di Makassar.
Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan mampu memperkuat posisi Kota Makassar sebagai pusat peradaban dan kota budaya yang inklusif, sekaligus meningkatkan daya tarik wisata berbasis sejarah dan budaya.

