0%
logo header
banner dprd makassar
Minggu, 09 Januari 2022 22:14

Dianggarkan Rp20 Miliar, Begini Konsep Pedestrian ‘Japparate’

Pengendara melintas di Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar || ist
Pengendara melintas di Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar || ist

Proyek pedestrian 'japparate' akan dibangun tahun ini. Pemkot Makassar telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar di APBD 2022 untuk pembangunannya.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Proyek pedestrian ‘japparate’ akan dibangun tahun ini. Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar di APBD 2022 untuk pembangunannya.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, Helmy Budiman. Kata dia, total belanja modal untuk tahun ini sebesar Rp1,4 triliun.

“Termasuk proyek japparate, itu anggarannya Rp20 miliar,” singkat Helmy, belum lama ini.

Baca Juga : Empat Proyek Strategis Pemkot Makassar Bakal Dialihkan Jadi Multiyears

Proyek ini sebelumnya telah dilaunching Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto tepat di hari jadi Kota Makassar ke-414 pada 9 November 2021 lalu.

Rencananya, ledestrian ini akan dibangun menyusuri Pantai Losari. Rutenya mulai dari Benteng Fort Roterdam hingga Mal Phinisi Point yang berada di kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga.

Untuk mengerjakan proyek tersebut, pemerintah kota melibatkan akademisi Universitas Hasanuddin untuk mengkaji kelaikan atau feasibility study (FS).

Baca Juga : Balitbangda Tingkatkan Koordinasi Rancang Kegiatan Semester II

“Japparate ini masuk dalam bagian restorasi Anjungan Pantai Losari,” ujarnya.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menjelaskan jalur pedestrian ‘japparate’ rencananya akan dibangun sepanjang 3,4 kilometer, dengan lebar 6 meter dan tinggi 4,1 meter

Bahkan, kata Danny, jalur pedestrian tersebut tidak hanya bisa dinikmati pejalan kaki, tetapi juga para pasapeda.

Baca Juga : Balitbangda Laporkan Realisasi dan Progres Kegiatan Triwulan I

Orang nomor satu di Makassar itu bahkan menjamin keberadaan ‘japparate’ tidak akan mengganggu arus lalu lintas di kawasan Anjungan Pantai Losari dan Metro Tanjung Bunga.

“Insya Allah, nanti Makassar bangga punya itu. Konsep desainnya akan sama dengan jembatan penyeberangan, masyarakat bisa menikmati sunset dan sunrise sambil joging atau bersepeda,” ujar Danny.