0%
logo header
Kamis, 17 April 2025 13:42

Daya Beli Masyarakat Jadi Fokus, Munafri Tekankan Sinergi Pangan Regional

Daya Beli Masyarakat Jadi Fokus, Munafri Tekankan Sinergi Pangan Regional

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Menyebut Swasembada Pangan Bukan Hanya Soal Produksi, Tetapi Berkaitan dengan Daya Beli.

MAKASSAR. KATABERITA.CO — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya swasembada pangan dan ketersediaan logistik pertanian sebagai kunci meningkatkan daya beli serta kesejahteraan masyarakat.

banner pdam

Hal ini disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Swasembada Pangan bersama Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (17/4/2025), di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.

Munafri mengatakan bahwa swasembada pangan bukan hanya soal produksi, tetapi juga berkaitan erat dengan kemampuan masyarakat untuk membeli bahan pangan yang tersedia di pasar.

Baca Juga : Pantau MPLS 2026, Wali Kota Appi Pastikan Hari Pertama Sekolah di Makassar Berjalan Lancar

“Kalau kita melihat kondisi sekarang, bukan hanya soal ketersediaan, tetapi juga daya beli masyarakat yang masih terbatas. Ini jadi perhatian utama dalam mewujudkan swasembada pangan yang ideal,” ujarnya.

I juga menyebut bahwa saat ini terdapat sekitar 1.600 hektare sawah di Kota Makassar. Meskipun sebagian besar lahan telah terdampak proses urbanisasi, Pemkot tetap berkomitmen mengoptimalkan potensi pertanian lahan sempit melalui teknologi pertanian modern seperti hidroponik dan pemanfaatan pupuk organik.

“Kami dorong agar minimal 20 persen kebutuhan pangan rumah tangga bisa dipenuhi langsung oleh masyarakat, terutama yang memiliki lahan sempit. Ini kami sebut dengan pola swasembada berbasis keluarga,” jelas Munafri.

Baca Juga : Munafri Beri Teladan GAMAS, Antar Putrinya pada Hari Pertama Sekolah

Program ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan mengurangi ketergantungan terhadap suplai dari luar. Makassar, menurutnya, menjadi kota percontohan dalam integrasi antara urbanisasi dan pertanian produktif.

Munafri juga mengajak daerah tetangga seperti Gowa, Maros, dan Takalar untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga pasokan pangan regional, khususnya untuk mendukung kebutuhan warga Makassar.

“Kita tidak bisa berdiri sendiri dalam urusan pangan. Kami harap sinergi antardaerah terus diperkuat agar ketersediaan pangan bisa terjaga secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Baca Juga : Wali Kota Pekanbaru Sebut Makassar Layak Jadi Contoh Pelayanan Publik dan Inovasi Daerah

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh para pelaku usaha logistik dan pengurus Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Wilayah Sulsel yang sedang menggelar Musyawarah Wilayah ke-VII bertema Tantangan Pelaku Logistik di Era Digital. (Jie_e)