0%
logo header
Sabtu, 04 Juni 2022 13:19

Danny Pomanto Paparkan Program Sipakabaji di ISPE 2022

Danny Pomanto Paparkan Program Sipakabaji di ISPE 2022

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menjadi pembicara pada forum Indonesia Sustainable Procurement Expo (ISPE) 2022. Pada forum tersebut, Danny memaparkan program Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Terintegrasi (Sipakabaji).

BALI, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menjadi pembicara pada forum Indonesia Sustainable Procurement Expo (ISPE) 2022, di Ballroom Bali International Convention Center, Jumat (3/6).

banner pdam

Pada forum tersebut, Danny Pomanto memaparkan terkait program Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Terintegrasi (Sipakabaji) sebagai upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam transparansi belanja daerah.

Kegiatan tersebut diselenggarakan APEKSI dan Kreen Indonesia bersama Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementrian Dalam Negeri, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), dan Asosiasi Katalog Elektronik Nasional (AKEN).

Baca Juga : Anggaran Pengadaan Randis Dialihkan, Fokus Program Strategis

Kata Danny, lewat program Sipakabaji dengan jelas memperlihatkan grafik dan tingkatan belanja daerah menjadi indikator semua lini bekerja maksimal.

“Beberapa hal yang menjadi acuan untuk terus memperbaiki diri karena kami yakin masyarakat akan merasakan hasilnya,” ujar Danny.

Kegiatan ini juga bisa menjadi ruang bagi kepala daerah memaparkan harapannya untuk kemajuan daerahnya masing-masing.

Baca Juga : Perkuat Akuntabilitas, Pemkot Makassar Dorong Konsistensi Kinerja OPD

Apalagi forum ini menghadirkan banyak kepala daerah. Tidak hanya dirinya, tapi ada juga Wali Kota Bogor Bima Arya, Wali Kota Padang Hendri Septa, Wali Kota Denpasar Jay Negara, dan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.

Danny menyampaikan kegiatan ini merupakan upaya sinergitas antara kementrian, pemerintah daerah, APEKSI, LKPP dan AKEN dalam perwujudan sustainable procurement di Indonesia.

“Jadi sebagai Wali Kota Makassar besar harapan saya agar ke depan diberikan akses yang lebih luas lagi dalam sistem belanja daerah sehingga apa yang dibelanjakan bisa mengakomodir segala kebutuhan daerah sesuai dengan kebutuhan masing-masing,” tuturnya.

Baca Juga : Lewat Syawalan, Wali Kota Makassar Ajak Muhammadiyah Perkuat Sinergi Bangun Kota

“Bicara belanja daerah banyak hal yang menjadi tolak ukur. Pertimbangannya juga dari semua lini dan tahapan. Alhamdulillah Kota Makassar salah satu kota yang di lirik pusat selain Padang dalam transparansi datanya,” tegas Danny.