MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto atau akrab disapa Danny Pomanto meminta pengusulan Penjabat (Pj) Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Makassar tidak dipolitisasi.

Sebab, penunjukkan itu berdasarkan kemampuan dan performa kinerja.
“Terserah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Janganlah minta tolong jangan politis lah. Ini kita selesaikan tugas tugas dengan baik,” ujar Danny Pomanto, saat ditemui di Balai Kota Makassar, Senin (20/1).
Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan RKPD 2027, Fokus Layanan Dasar Masyarakat
Danny Pomanto mengungkapkan Pemkot Makassar menerima surat dari Pemerintah Provinsi Sulsel terkait usulan pengisian Pj Sekda Kota Makassar.
Di mana, surat yang diterima tidak sesuai dengan usulan Pemkot Makassar.
Ia mengaku Pemkot Makassar mengusulkan Muhammad Yasir menjadi Pj Sekda Kota Makassar.
Baca Juga : Camat Tamalate Angkat Bicara Soal Sosialisasi Narkoba: Miskomunikasi dengan MAKI
Namun, usulan tersebut ditolak Pemprov Sulsel. Sementara, Pemprov Sulsel mengusulkan nama Irwan Rusfiady Adnan sebagai Pj Sekda Kota Makassar.
“Tadi saya terima, surat dari tidak sesuai dengan usulan kita. Tapi saya akan balas, sampaikan bahwa yang diangkat jadi sekda tidak boleh melanggar aturannya. Salah satunya performanya selama ini bagus,” terang Danny Pomanto.
Saat ini Pemkot Makassar diisi oleh Pelaksana harian (Plh) Sekda Kota Makassar Muhammad Yasir.
Baca Juga : Kota Makassar–Palu Jajaki City to City Cooperation, Munafri: Sinergi Jadi Kunci
Danny Pomanto pun mengungkapkan alasan mengusulkan Muhammad Yasir sebagai Sekda karena memiliki performa kinerja yang baik.
“Yang kami (Pemkot) usulkan yang bagus performanya. Kalau tidak di terima, kita jawab. Terserah kalau mau yang itukan ada semua dasar- dasarnya,” ujar Danny Pomanto

