MAKASSAR, KATABERITA.CO – Banjir masih merendam sejumlah wilayah di Kota Makassar akibat curah hujan yang cukup tinggi, Jumat (17/2).

Beberapa wilayah yang masih terendam banjir seperti Blok 8 dan 10 Perumnas Antang Kecamatan Manggala, Kompleks Bung Tamalanrea, dan Pacerakkang Biringkanayya.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto meminta seluruh OPD untuk selalu memastikan kebutuhan bayi hingga anak-anak di posko pengungsian terpenuhi.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi Saat Sambut Rakernas BAMAGNAS
“Kepada semua OPD, mari membantu para anak anak dan bayi di pengungsian dengan susu dan makanan bayi sesuai dengan umurnya,” imbau Danny Pomanto.
Untuk itu, Danny Pomanto meminta OPD berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar mengingat saat ini di posko pengungsian minim kebutuhan bayi.
“Saya harap dikoordinasikan oleh Dinas Kesehatan karena sekarang kesulitan terbesar adalah susu dan makanan bayi,” tuturnya.
Baca Juga : Pemkot Makassar Resmi Hentikan Open Dumping di TPA Tamangapa, Mulai 1 Agustus Hanya Terima Sampah Residu
Camat Manggala Anshar menyampaikan ada 871 warga yang mengungsi. Pengungsi tersebar di tiga kelurahan yakni Manggala, Batua, dan Antang.
Berdasarkan laporan masing-masing kelurahan per pukul 14.00 wita, hampir setiap titik ungsian terdapat bayi, balita, dan anak-anak.
Sehingga kebutuhan seperti makanan bayi, popok bayi dan balita, minyak telon, hingga susu cukup mendesak.
Baca Juga : Pantau MPLS 2026, Wali Kota Appi Pastikan Hari Pertama Sekolah di Makassar Berjalan Lancar
Di Kelurahan Manggala terdapat sebelas titik pengungsian. Dari 689 warga yang mengungsi, tercatat ada 186 anak-anak, 37 balita, dan 14 bayi.
“Di Masjid Jabal Nur Manggala dari 166 orang pengungsi, antaranya itu ada 4 bayi, 12 balitaz dan 36 anak-anak, sehingga kebutuhan di sana yakni makanan siap saji, air minum, popok bayi dan balita, minyak telon, makanan bayi, dan susu bayi,” tutupnya.

