MAKASSAR, KATABERITA.CO – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar menggelar Seminar Hasil Kegiatan Bidang Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Sub Kegiatan Partisipasi Masyarakat.

Penelitian ini terkait dengan Penguatan Resiliensi Sosial Inovasi Lorong Wisata di Kota Makassar.
Agenda berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kota Makassar lt 2 Kantor Wali Kota Makassar Jl Ahmad Yani, Rabu (28/8).
Baca Juga : Kota Makassar–Palu Jajaki City to City Cooperation, Munafri: Sinergi Jadi Kunci
Seminar hasil penelitian ini dibuka oleh Kepala BRIDA Kota Makassar, Nirman Niswan Mungkasa.
Nirman menyampaikan, Lorong Wisata adalah salah satu program prioritas Pemkot Makassar untuk menjaga ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.
“Lorong wisata adalah program prioritas Pemkot Makassar yang kegiatannya melibatkan masyarakat lorong,” kata Nirman, (28/8).
Baca Juga : Gerak Cepat Dishub Makassar dan BKPSDM, Taspen Salurkan Santunan untuk Ahli Waris Petugas PJU
Hingga saat ini, sebut Nirman, Makassar sudah mempunyai 2.027 Lorong Wisata dari 8.000 lorong yang ada di Kota Makassar. Terdapat 21 konten untuk memperbaiki kehidupan masyarakat lorong.
Mulai dark food security, inflation control, circular economy, city farming, city garden, social mitigasi, destinasi wisata baru, hingga pengembangan UMKM. (*)

