TORAJA UTARA, KATABERITA.CO – Warga Toraja yang tergabung dalam Komunitas Paseleang mendukung dan siap memenangkan Calon Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Moh Ramdhan Pomanto pada Pemilihan Gubernur Sulsel 2024.

Dalam pertemuan singkat bersama Komunitas Paseleang Rantepao Toraja Utara, Selasa (8/10) malam, Danny Pomanto diminta memerhatikan pariwisata yang ada di Toraja.
Di hadapan Danny Pomanto, Daut Tulak salah satu Tokoh Masyarakat secara tegas meminta kepada calon gubernur nomor urut satu untuk mengembalikan nama Hotel Batupapan yang kini berubah nama menjadi Hotel Andalan Toraja.
Baca Juga : Danny Pomanto Mampu Yakinkan Warga Seko-Rampi, DIA Unggul Telak di Seluruh TPS
“Informasi Hotel Batupapan itu sekarang sudah berubah menjadi Hotel Andalan. Mohon maaf kalau bisa nanti bapak kalau jadi gubernur jangan menjadi Hotel Danny Pomanto, tapi kembalikan ke Hotel Batupapan,” ucap Daut Tulak.
Kata dia, untuk menunjang pariwisata di Toraja sebaiknya Hotel Batupapan atau Hotel Andalan Toraja yang merupakan aset Pemprov Sulsel dibenahi atau direnovasi.
“Kalau bisa menjadi hotel bertaraf bintang tiga,” ujarnya.
Baca Juga : Danny Pomanto Gendong Cucu ke TPS 001 Salurkan Hak Pilihnya di Pilkada Serentak 2024
Diketahui, Hotel Batupapan resmi berganti nama menjadi Hotel Andalan Toraja pada 30 Oktober 2023, dan diresmikan oleh Gubernur Sulsel kala itu yaitu Andi Sudirman Sulaiman (Andalan).
Dirinya juga menyoroti soal wisata halal yang menurutnya kurang tepat jika diterapkan di Toraja. Apalagi di Toraja ada adat yang tidak bisa dijalankan tanpa babi.
“Kunci keberhasilan di Toraja ini adalah pariwisata, nah pariwisatanya itu ada adat, budaya dan alam,” tuturnya.
“Adat di Toraja ada yang tidak bisa dilaksanakan tanpa babi. Jadi kalau ada promosi pariwisata halal dengan sendirinya itu menjadi tantangan untuk adat di Toraja,” tambah Daut Tulak.
[9/10, 12.21] Vivi Riski Indriani: Masyarakat Toraja Bangga Danny Pomanto Bangun Tongkonan di Makassar, Kembalikan Marwah Suku Toraja
TANA TORAJA, — Inovasi Calon Gubernur Sulsel Moh Ramdhan Pomanto membangun tongkonan di Makassar mendapat apresiasi dari masyarakat Toraja.
“Kami masyarakat Toraja berterima kasih kepada pak Danny sudah mendirikan satu tongkonan di Pantai Losari,” ungkap Pastor Vius Octavianus dalam silaturahminya bersama Danny Pomanto di Makale, Tana Toraja, Rabu (9/10).
Baca Juga : Pjs Wali Kota Tekankan Profesionalisme dan Integritas kepada 1.877 Pengawas TPS se-Kota Makassar
Dirinya juga mengaku kecewa dan sedih ketika rumah adat Toraja di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel dirubuhkan.
Sehingga inovasi atau kebijakan yang diambil Danny Pomanto saat ia menjabat sebagai wali kota dengan membangun rumah tongkonan mengembalikan marwah Toraja sebagai salah satu suku di Sulsel.
“Kami sangat sedih ketika dirubuhkan, tapi ketika pak Danny membangunnya kami bangga sebagai orang Toraja,” tuturnya.
Baca Juga : Pjs Wali Kota Tekankan Profesionalisme dan Integritas kepada 1.877 Pengawas TPS se-Kota Makassar
Sementara Danny Pomanto mengucapkan bahwa budaya menjadi hal yang paling mahal saat ini. Sehingga ciri khas dari budaya harus terus dilestarikan.
Karenanya pembangunan rumah adat toraja di Makassar sebagai salah satu upaya pemerintah kota untuk mengenalkan budaya ke generasi yang akan datang.
“Budaya adalah hal yang paling bernilai yang kita miliki saat ini, sehingga hal ini menjadi penting untuk kita lestarikan,” tuturnya.
Baca Juga : Pjs Wali Kota Tekankan Profesionalisme dan Integritas kepada 1.877 Pengawas TPS se-Kota Makassar
Bukti kepedulian Danny Pomanto terhadap budaya yang ada di Sulsel semakin terlihat ketika ia menghadiri acara adat Ma’Pasilaga Tedong di Tongkonan To’Batu, Toraja Utara.
“Saya sangat mendukung budaya-budaya unggul seperti ini. Tanpa budaya kita tidak ada apa-apanya,” tambah Danny Pomanto.
Bahkan dirinya membuat pepatah sendiri, yaitu Belajarlah dari Sejarah, Bergurulah dari Budaya. Tanpa Budaya, Tanpa Sejarah Maka Masa Depan Tanpa Arah.

