MAKASSAR, KATABERITA.CO – Musim kemarau membuat pasokan distribusi air bersih PDAM Makassar di Bendung Leko Pancing mdngalami gangguan.

Akibat dampak kekeringan, PDAM Makassar mengandalkan hujan sebagai pasokan pengisi di sumber air baku baik itu Bendung Leko Pancing maupun Bendungan Bili-Bili.

Bendung Leko Pancing misalnya, hasil pantauan pada 13 September kemarin, menunjukkan air baku berada -290 cm di bawah permukaan mercu.
Baca Juga : Plt Dirut PDAM MakassarAndi Syahrum Terima Direksi PT KIMA, Bahas Kebutuhan Air Bersih Kawasan Industri
Normalnya berada di kisaran 100-150 di atas permukaan mercu yang artinya ada defisit sekitar 200 cm.
Dirut PDAM Makassar Beni Iskandar memohon maaf atas kondisi yang terjadi. Meski begitu pelayanan optimal kepada masyarakat tidak akan terhenti.
“Kami mohon maaf atas kondisi yang terjadi, hal ini merupakan fenomena alam yang tidak bisa kita hindari terlebih bagi kita yang masih mengandalkan air hujan,” katanya.
Baca Juga : PDAM Makassar Siapkan Evaluasi Jaringan Pipa untuk Atasi Kendala Air Bersih di Kantor OJK
Meski kondisi demikian, Beni menyampaikan bahwa pelayanan akan terus dimaksimalkan dengan pengantaran air mobil tangki.
“Kami berupaya untuk tetap memenuhi kebutuhan air untuk pelanggan dengan metode pengantaran air tangki. Jika ada pelanggan yang mengalami gangguan silakan hubungi call centre kami untuk pengaduan di 0811-415-2888 atau 0811-464-1123,” tutupnya.

