0%
logo header
Rabu, 16 Agustus 2023 10:57

7 Ribu Pendaki Diprediksi Rayakan HUT RI di Gunung Bawakaraeng, BPBD Makassar Turunkan Tim Siaga Merah Putih

Kepala BPBD Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin
Kepala BPBD Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin

Mengantisipasi kejadian darurat yang terjadi kepada para pendaki Gunung Bawakaraeng, BPBD Kota Makassar ikut terlibat dalam Tim Siaga Merah Putih.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Ribuan pendaki diperkirakan akan memadati puncak Gunung Bawakaraeng pada perayaan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 pada 17 Agustus 2023 mendatang.

Mengantisipasi kejadian darurat yang terjadi kepada para pendaki Gunung Bawakaraeng, BPBD Kota Makassar ikut terlibat dalam Tim Siaga Merah Putih.

Kepala BPBD Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin mengatakan terdapat 15 personel yang disiagakan di Gunung Bawakaraeng.

Baca Juga : BPBD Makassar Imbau Masyarakat Waspada Angin Kencang di Malam Hari

Para personel akan bersiaga selama empat hari, mulai 15 sampai 18 Agustus 2023. Kata Hendra, pelepasan personel sudah dilakukan Selasa 15 Agustus kemarin.

“Kami akan tempatkan 15 personel di Gunung Bawakaraeng untuk mengantisipasi kejadian darurat pendaki dalam rangka HUT RI, dan pos lapangan kami itu di Lembanna,” kata Achmad Hendra Hakamuddin, Rabu (16/8).

15 personel yang disiagakan dalam Tim Siaga Merah Putih di Gunung Bawakaraeng, lanjut Achmad Hendra terdiri dari tim resque dan tenaga medis.

Baca Juga : BPBD Kota Makassar Tingkatkan Skill Tim Water Resque

Tim Siaga Merah Putih di Gunung Bawakaraeng, BPBD Kota Makassar bergabung dengan Badan SAR Nasional (Basarnas). Kata Hendra, agenda ini rutin dilakukan menjelang perayaan HUT RI 17 Agustus.

“Kita selalu terlibat karena sebagian besar itu pendaki dari Kota Makassar. Prediksi pendaki Gunung Bawakaraeng tahun jni sekitar 7 ribu orang,5 ribu kemungkinan sampai di puncak da 2 ribu hanya di bawah,” ujarnya.

Jumlah itu berpotensi bertambah mengingat euforia masyarakat merayakan Kemerdekaan Indonesia di puncak gunung semakin meningkat terlebih ini tahun pertama pasca Indonesia ditetapkan endemi Covid-19.