0%
logo header
Jumat, 15 September 2023 17:01

Yeni Rahman Nilai Isu Soal Anak Hal Serius: Mereka Cikal Bakal Penerus Bangsa

Yeni Rahman Nilai Isu Soal Anak Hal Serius: Mereka Cikal Bakal Penerus Bangsa

Suasana Pelaksanaan Sosialisasi Perda Perlindungan Anak, di Hotel Golden Tulip, Jl Sultan Hasanuddin, Jumat (15/9).

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Anggota DPRD Makassar, Yeni Rahman menganggap isu yang berkaitan terhadap anak harus menjadi perhatian serius.

Karena anak, menurut Yeni Rahman, merupakan aset besar maupun harta tak ternilai terhadap masa depan keluarga dan keberlangsungan kemajuan suatu daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat sosialisasi penyebarluasan Perda nomor 5 tahun 2018 tentang Perlindungan Anak, di Hotel Golden Tulip, Jl Sultan Hasanuddin, Jumat (15/9).

Baca Juga : Muchlis Misbah Prediksi Timnas Indonesia Menang 3-1 Lawan Uzbekistan

“Anak merupakan modal besar bagi semua keluarga juga bagi daerah bangsa dan negara, karena anak adalah cikal bakal pemimpin masa depan,” ujarnya.

Menurut Legislator PKS Makassar tiga periode ini, anak adalah karunia yang diberikan Tuhan oleh seluruh orang tua sebagai ujung tombak untuk menuntun anak ke arah yang positif.

“Mari kita giring anak ke hal-hal yang positif, dan pemerintah menyertai apa yang menjadi cita-cita anak. Semua orang tua selalu menginisiasi dan mendorong seorang anak untuk menjadikan anak yang berbakti,” terangnya.

Baca Juga : Sekertaris DPRD Makassar Salurkan Dana Hibah Pemkot di Masjid Besar Al Amin

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar, Achi Soleman memaparkan isu terhadap anak saat ini merupakan isu yang multisektoral.

“Sepertiga dari jumlah penduduk di kota Makassar adalah usia anak, karena masa depannya kita ada pada anak dengan tidak membeda-bedakan terhadap keberlangsungan hidupnya,” papar Achi Soleman.

Achi juga menjelaskan keberlangsungan dan tumbuhan kembang anak sangat ditentukan oleh peran orang tuanya, bagaimana memberikan pelayanan dan support sistem dalam keluarga.

Baca Juga : Irmawati Sila Gelar Sosialisasi Perda PUG dalam Pembangunan, Ini Penekananya ke Peserta

“Kehadiran pemerintah hanya memberikan fasilitas hak anak dari segi pendidikan, kesehatan bahkan penghargaan atas prestasi yang dilakukan anak demi dan perkembangan anak,” jelasnya.

Sementara itu, Pemerhati Anak, Ida Royani Rahim menerangkan bahwa anak harus memperoleh perlindungan dan sumbangsih pemikiran.

“Kita harus melihat seperti apa peran pemerintah dan masyarakat dalam perlindungan anak ini. Karena secara aturan undang-undang anak wajib mendapat haknya untuk tumbuh dan berkembang,” terangnya.

Baca Juga : Raih Enam Kursi, Erick Horas Berpeluang Duduki Kursi Pimpinan di DPRD Makassar

Karena menyangkut masalah perlindungan anak, kata Ida Royani, orang tua dan pemerintah menjadi ujung tombak dalam hal keberlangsungan hidup dan perkembangan anak di masa depan.

“Karena itu anak sangat penting untuk kita jaga sebagai aset, seperti istilahnya adalah harta tak ternilai, harus diberikan dulu haknya dan dipenuhi kebutuhannya,” pungkasnya. (*)