0%
logo header

Kamis, 03 Agustus 2023 21:22

Warga Utara Kota Alami Krisis Air Bersih Akibat Kemarau Panjang Dampak El-Nino

Kepala BPBD Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin
Kepala BPBD Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin

Berdasarkan data yang dihimpun, sejauh ini ada tiga kecamatan yang mengalami krisis air bersih akibat kekeringan ekstrem. Diantaranya, Kecamatan Biringkanaya, Kecamatan Tallo, dan Kecamatan Ujung Tanah.

MAKASSAR, KATABERITA.CO, – Krisis air bersih akibat kemarau panjang yang disebabkan fenomena El-Nino mulai dirasakan warga yang bermukim di wilayah utara Kota Makassar.

Berdasarkan data yang dihimpun, sejauh ini ada tiga kecamatan yang mengalami krisis air bersih akibat kekeringan ekstrem.

Diantaranya, Kecamatan Biringkanaya, Kecamatan Tallo, dan Kecamatan Ujung Tanah.

Baca Juga : BPBD Kota Makassar Tingkatkan Skill Tim Water Resque

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar Achmad Hendra Hakamuddin menyampaikan kondisi seperti itu terjadi karena tidak turun hujan sehingga sumber mata air warga berkurang.

Akibatnya, warga mulai kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih setiap harinya.

“Disana itu unik kalau musim hujan kebanjiran, kalau kemarau kekeringan,” singkat Achmad Hendra saat diwawancarai di Hotel The Rinra, Kamis (3/8).

Baca Juga : Petugas Kesehatan BPBD Makassar Beri Pendampingan Korban Banjir di Manggala

Berdasarkan prediksi BMKG, puncak musim kemarau terjadi pada Agustus ini. Warga pun diimbau untuk menghemat air.

Sehingga untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga sekitar, Pemkot Makassar melalui PDAM dan juga Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) menyiapkan mobil tangki berisi air bersih.b

“Ini kekeringan di atas normal dampak El-Nino dan telah diprediksi oleh BMKG. Makanya kita antisipasi karena puncaknya di Agustus ini,” tutupnya.