0%
logo header
Jumat, 30 Januari 2026 21:26

Wamendukbangga Tinjau Kampung KB Manggala, Perkuat Pembangunan Keluarga dari Tingkat Kelurahan

Screenshot
Screenshot

Kampung KB menjadi salah satu wadah untuk menghadirkan berbagai intervensi pembangunan keluarga secara terpadu.

 

banner pdam

MAKASSAR,KATABERITA.CO — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat pembangunan keluarga dan pengendalian kependudukan melalui pengembangan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB).

Komitmen tersebut terlihat dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga), Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, di Kampung KB Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Jumat (30/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wamendukbangga melihat langsung berbagai program yang dikembangkan di Kampung KB, mulai dari pembinaan keluarga balita, keluarga remaja hingga keluarga lansia. Penguatan edukasi 1.000 Hari Pertama Kehidupan juga menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting dari hulu.

Isyana menegaskan, Kampung KB menjadi salah satu wadah untuk menghadirkan berbagai intervensi pembangunan keluarga secara terpadu. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga.

Selain aspek kesehatan dan pengasuhan, Kampung KB Manggala juga memperkuat pemanfaatan data kependudukan melalui Rumah Data sebagai salah satu dasar dalam perencanaan pembangunan.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan bahwa Kecamatan Manggala menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam penguatan Kampung KB karena pertumbuhan penduduknya cukup pesat dan memiliki karakter masyarakat yang beragam.

Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana terus membangun kolaborasi bersama pemerintah pusat dan BKKBN agar program pembangunan keluarga dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Kampung KB diharapkan tidak hanya menjadi pusat pelayanan keluarga berencana, tetapi juga menjadi ruang penguatan ketahanan keluarga, kesehatan ibu dan anak, pencegahan stunting serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.