0%
logo header
Rabu, 29 Maret 2023 19:57

Wahab Tahir Gelar Sosper Soal Kepemudaan: Perlu Dukungan Orang Tua

Wahab Tahir Gelar Sosper Soal Kepemudaan: Perlu Dukungan Orang Tua

Anggota DPRD Makassar Abdul Wahab Tahir

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Anggota DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2019 tentang Kepemudaan di Hotel Royal Bay, Rabu (29/3).

Legislator Fraksi Partai Golkar ini menilai saat ini pemuda punya peran penting dalam pembangunan suatu daerah. Sehingga, potensi mereka perlu dikembangkan.

“Pemuda sekarang sudah harus mulai berkontribusi terhadap pembangunan. Saya percaya kalau pemuda bisa dan mampu karena mereka ini identik dengan semangatnya yang tinggi dan punya kreatifitas,” jelas Wahab Tahir.

Baca Juga : Irmawati Sila Gelar Sosialisasi Perda PUG dalam Pembangunan, Ini Penekananya ke Peserta

Sejalan dengan itu, Wahab–sapaan akrabnya pun meminta orangtua mendukung anaknya para pemuda untuk mengembangkan potensinya. Salah satu caranya dengan memberikan pendidikan yang baik.

“Disinilah perannya orangtua. Kita mesti mendidik mereka dengan cara yang benar termasuk mendukung setiap kegiatan positif mereka,” tukasnya.

“Saya berharap bapak dan ibu-ibu bisa memberikan perhatian lebih kepada pemuda. Sebab, kita tahu mereka adalah penerus bangsa kita, merekalah pelanjut kita,” tambahnya.

Baca Juga : Gelar Sosper, Andi Nurhaldin NH Ingatkan Warga Soal Pentingnya Perda KTR

Terpisah, Narasumber Kegiatan sekaligus Pembimbing Tahfidz Qur’an Ar-Rahman, Heri Trianto menyampaikan pemuda patut dibekali pendidikan agama.

“Ini juga penting. Pendidikan agama itu harus dimiliki oleh pemuda kita, misalkan mengaji,” kata Heri.

Peran orangtua kembali dianggap penting. Apalagi, kata Heri, mereka mesti memberikan nasehat yang baik untuk mendorong potensinya berkembang. Bukan justru memberikan contoh yang buruk.

Baca Juga : Bahas Perda Kepemudaan, Abdul Wahid Dorong Pemuda Makassar Lebih Kreatif

“Misalnya begini apa yang kita ucapkan ke anak kita itu sudah harus hal yang baik. Jangan kita ucapkan kata kasar kepada anak kita karena perkataan adalah doa,” paparnya.

Terakhir, narasumber lainnya, Syamsir mengingatkan pemuda punya jiwa yang tangguh. Punya pendirian teguh dan mau terlibat dalam kegiatan positif.

“Kalau ada pemuda yang takut itu jadi tanda tanya. Jangan takut selama benar, maju. Itulah pemuda. Dan Kita harus berpikir secara logika karena pemuda ini cepat terpengaruh oleh perubahan ini,” tukasnya. (*)