MAKASSAR, KATABERITA.CO – Panitia Seleksi BUMD Kota Makassar mengklarifikasi soal adanya dugaan nepotisme dalam proses seleksi direksi dan dewan pengawas (dewas).

Pansel memastikan seluruh tahapan seleksi BUMD dilakukan secara transparan dan akuntabel sesuai mekanisme yang berlaku.
Klarifikasi ini juga sekaligus meluruskan isu yang mencoba mencoreng nama baik Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terkait proses seleksi tersebut. Seluruh kewenangan sepenuhnya berada di tangan Timsel dan Pansel.
Baca Juga : Direksi dan Dewas BUMD Makassar Resmi Dilantik, Siap Emban Tugas Baru
Ketua Pansel BUMD Kota Makassar, Zainal Ibrahim, mengklarifikasi terkait informasi yang beredar di ruang publik mengenai dugaan adanya hubungan kekerabatan dan kekeluargaan di antara calon direksi dan dewas.
Zainal menegaskan panitia berkomitmen penuh menjunjung tinggi prinsip transparansi, profesionalisme, dan keterbukaan dalam seluruh tahapan seleksi.
Pihaknya memastikan proses rekrutmen dilakukan sesuai aturan tanpa intervensi maupun kepentingan pihak tertentu.
Baca Juga : Pemkot Makassar Tepis Isu Nepotisme dalam Seleksi BUMD
“Menindaklanjuti adanya dugaan hubungan kekerabatan tersebut, Pansel telah melakukan verifikasi mendalam atas dokumen para calon, untuk memastikan kesesuaiannya dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” jelas Zainal, Jumat (12/9).
Selain verifikasi dokumen, kata Zainal, pansel juga melakukan permintaan klarifikasi langsung kepada calon direksi yang disebut-sebut memiliki hubungan kekerabatan.
Hal ini dilakukan untuk menjaga kredibilitas proses seleksi serta memberikan kepastian hukum dan etika dalam pelaksanaannya.
Baca Juga : Ratusan Peserta Seleksi BUMD Makassar Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan
Zainal menambahkan, tahapan seleksi calon direksi dan dewas masih berlangsung.
Pansel meminta seluruh pihak untuk bersabar hingga seluruh proses rampung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Kami mengapresiasi perhatian dan masukan dari berbagai pihak. Hal ini menunjukkan besarnya harapan publik agar BUMD dikelola lebih profesional, akuntabel, dan unggul,” ujarnya.
Baca Juga : Lelang Direksi Lima BUMD Kota Makassar Resmi Dibuka, Pendaftaran Berakhir 25 Agustus
Zainal menegaskan, keterlibatan publik menjadi dorongan penting bagi panitia untuk memastikan proses seleksi berjalan sesuai dengan prinsip good corporate governance.
“Sehingga menghasilkan jajaran pengurus BUMD yang kredibel dan mampu membawa kemajuan bagi Kota Makassar,” tukasnya.

