0%
logo header
banner dprd makassar
Selasa, 09 November 2021 07:01

Tak Disalurkan, Bantuan Bencana di Dinsos Makassar Tinggal Kedaluarsa

Kantor Dinsos Makassar || ist
Kantor Dinsos Makassar || ist

Bantuan bencana di Dinsos Makassar tidak tersalurkan dengan baik. Bahan pokok yang seharusnya diberikan kepada masyarakat dibiarkan di gudang dan tinggal kedaluarsa.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Bantuan bencana di Dinas Sosial (Dinsos) Makassar tidak tersalurkan dengan baik.

Bahan pokok yang seharusnya diberikan kepada masyarakat dibiarkan di gudang dan tinggal kedaluarsa.

Bahan kedaluarsa itu berupa mie instan sekitar 200 dus. Ada juga beberapa kemasan minyak goreng yang rusak dan saos dalam kemasan yang membusuk.

Baca Juga : Tekan Angka Anak Jalanan, Pemkot Makassar Siapkan Aplikasi Agangku

Plt Kepala Dinas Sosial Makassar, Muhyiddin mengatakan bahan pokok yang kedaluarsa tersebut merupakan pengadaan 2020 lalu.

“Bahan-bahan yang kedaluarsa itu rata-rata semua berakhir Juli lalu,” singkat Muhyiddin.

Kata dia, bahan kedaluarsa itu ditemukan setelah pembongkaran gudang penyimpanan sementara Dinsos Makassar.

Baca Juga : Sambangi Tiga Longwis, Kadinsos Temukan Anak Putus Sekolah

“Setelah saya masuk langsung bongkar semua itu dan akhirnya ditemukan adanya bahan-bahan yang menumpuk dan beberapa diantaranya kadaluarsa,” ujar dia.

Dia menjelaskan standar operasional prosedur (SOP) penyalurkan menjadi penyebab bantuan itu tidak disalurkan.

Padahal seharusnya bantuan itu langsung diberikan ketika terjadi bencana, baik ringan, sedang, ataupun berat.

Baca Juga : Pendekatan Persuasif Wakil Wali Kota Ingatkan Anjal-Gepeng Tak Turun ke Jalan

Pengadaan itu berasal dari dapur umum. Juga dari pengadaan bahan pokok serta bantuan bencana lainnya.

“Saya lihat jika digabung semua, setiap tahun itu menghabiskan anggaran miliaran untuk pengadaan bantuan bencana ini,” tutur dia.

Atas kejadian ini, Dinsos berkomitmen untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat, khususnya soal bantuan korban bencana.

Baca Juga : Dinsos Gandeng Kepolisian Tertibkan Anjal dan Gepeng

Dinsos berencana akan membuat mekanisme dengan bekerjasama langsung dengan pihak ketiga. Barang baru akan diambil ketika ada bencana.

Untuk setiap tahunnya, kata dia, bahan yang diadakan pasti akan disalurkan ke masyarakat. Pasalnya, bukan hanya bencana besar yang dibantu tetapi juga sifatnya ringan.