MAKASSAR, KATABERITA.CO — Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar, Nirman Mungkasa, mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Makassar untuk menjadi tuan rumah yang baik dalam pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang digelar di Kota Makassar.

Hal tersebut disampaikan Kepala DKP Makassar Nirman Mungkasa saat menjadi Pembina Apel di Lapangan Upacara Halaman Kantor Balai Kota Makassar, Senin (24/8).
Dalam arahannya, Kepala DKP Makassar Nirman Mungkasa menekankan pentingnya peran seluruh aparatur dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ.
Baca Juga : Sekda Makassar Jadi Narasumber PKP Kemendagri: Urai Manajemen Mutu Birokrasi
Menurutnya, sebagai tuan rumah, seluruh jajaran pemerintah perlu memberikan pelayanan dan penyambutan terbaik kepada para peserta maupun tamu yang datang ke Kota Makassar.
“Harapan saya, kita semua bisa menjadi tuan rumah yang baik. Mari kita bersama-sama menyukseskan pelaksanaan MTQ dan memberikan kesan yang baik bagi seluruh peserta dan tamu yang hadir di Kota Makassar,” ujar Nirman.
Selain kesiapan menyambut pelaksanaan MTQ, Nirman juga mengingatkan seluruh staf untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, khususnya melalui kebiasaan memilah sampah dari sumbernya.
Baca Juga : BRIDA Makassar Dorong Penguatan Regulasi Layanan Kesehatan Mental Digital
Ia meminta jajaran pemerintah mengikuti arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, agar sampah dipilah sebelum dibuang. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih tertib sekaligus menjaga kebersihan Kota Makassar.
“Saya juga meminta seluruh staf untuk memilah sampah sesuai arahan Bapak Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Mari kita mulai dari lingkungan kerja dan dari diri kita sendiri,” tegasnya.
Nirman berharap kedisiplinan dalam memilah sampah dapat menjadi kebiasaan yang diterapkan secara konsisten oleh seluruh aparatur, sehingga upaya pemerintah dalam menciptakan Makassar yang bersih dapat didukung bersama.
Baca Juga : Dari Kebudayaan, Tumbuh 7 Inovasi: Disbud Makassar Perkuat Pelayanan Publik yang Lebih Dekat dan Inklusif
Menurutnya, menjaga kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh aparatur dan masyarakat.
“Kalau kita semua disiplin memilah sampah, tentu pengelolaannya akan lebih mudah. Ini tanggung jawab kita bersama untuk menjaga Makassar tetap bersih dan nyaman,” pungkasnya. (*)

