0%
logo header

Senin, 06 Juni 2022 21:13

Sidak Parkir Liar di Boulevard, Komisi C DPRD Makassar: Gunakan Bahu Jalan Wajib Bayar Retribusi

Anggota Komisi C DPRD Makassar, Fasrudin Rusli
Anggota Komisi C DPRD Makassar, Fasrudin Rusli

DPRD Makassar sudah memberikan teguran kepada pelaku usaha khususnya pemilik rumah makan yang menggunakan bahu jalan sebagai lahan parkir.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Aktivitas parkir liar di kawasan bisnis Jalan Boulevard masih dikeluhkan pengguna jalan. Tidak sedikit pelaku usaha menggunakan bahu jalan sebagai area parkir.

DPRD Makassar sudah memberikan teguran kepada pelaku usaha khususnya pemilik rumah makan yang menggunakan bahu jalan sebagai lahan parkir.

Teguran itu diberikan saat Komisi C DPRD Makassar melakukan inspeksi mendadak atau tidak di Jalan Boulevard dan Hertasning, Senin (6/6).

Baca Juga : Reses di Rappocini, Muchlis Misbah Getol Perjuangkan Aspirasi Warga Dapil I

Anggota Komisi C DPRD Makassar, Fasrudin Rusli menyampaikan menggunakan bahu jalan sebagai lahan parkir memiliki aturan tersendiri.

Bahkan pelaku usaha yang menggunakan bahu jalan wajib membayar retribusi ke pemerintah kota.

“Memang ada aturannya dari Dinas Penataan Ruang dan Dinas Perhubungan untuk dipakai parkir. Tapi mereka menggunakan bahu jalan, jadi otomatis kena retribusi perparkiran,” tegas Acil.

Baca Juga : Temukan Diskriminasi Soal Anak, Ari Ashari Ilham: Laporkan

Kata Acil mayoritas pelaku usaha sudah memiliki analisis dampak lingkungan dan lalu lintas (andalalin). Hanya saja, masih banyak yang melakukan pelanggaran.

Salah satunya menggunakan bahu jalan sebagai lahan parkir.

“Ini sudah kita imbau untuk kiranya tidak lagi menggunakan bahu jalan sebagai lahan parkir karena ada aturannya,”tuturnya.

Baca Juga : Sekretariat DPRD Makassar Sosialisasi Pengelolaan Rumah Kos

Biasanya penggunaan bahu jalan sebagai lahan parkir dilakukan ketika ada acara tersebut. Itu pun, kata Acil, musti ada izin dari Dinas Perhubungan Makassar.

“Tapi inikan tiap hari, kalau bisa parkir mereka dibenahi dulu. Bangunan itu ada ketetapannya sendiri,” ujarnya.

Ia berencana akan memanggil seluruh pelaku usaha yang masih menggunakan bahu jalan sebagai lahan parkir. Khususnya pelaku usaha rumah makan.

Baca Juga : Perda Perlindungan Anak, Fatma Wahyudin Edukasi Orang Tua Soal Penggunaan HP pada Anak

“Di jam-jam tertentu itu memang banyak yang gunakan parkir karena padat orang makan. Nanti kita akan panggil rapat supaya tidak ada lagi parkir di bahu jalan,” tutup Acil.