MAKASSAR, KATABERITA.CO – Aktivitas parkir liar di kawasan bisnis Jalan Boulevard masih dikeluhkan pengguna jalan. Tidak sedikit pelaku usaha menggunakan bahu jalan sebagai area parkir.

DPRD Makassar sudah memberikan teguran kepada pelaku usaha khususnya pemilik rumah makan yang menggunakan bahu jalan sebagai lahan parkir.
Teguran itu diberikan saat Komisi C DPRD Makassar melakukan inspeksi mendadak atau tidak di Jalan Boulevard dan Hertasning, Senin (6/6).
Baca Juga : APBD 2026 Diketok Rp5,175 Triliun, Stadion Untia, TPA Antang dan Jembatan Barombong Masuk Prioritas
Anggota Komisi C DPRD Makassar, Fasrudin Rusli menyampaikan menggunakan bahu jalan sebagai lahan parkir memiliki aturan tersendiri.
Bahkan pelaku usaha yang menggunakan bahu jalan wajib membayar retribusi ke pemerintah kota.
“Memang ada aturannya dari Dinas Penataan Ruang dan Dinas Perhubungan untuk dipakai parkir. Tapi mereka menggunakan bahu jalan, jadi otomatis kena retribusi perparkiran,” tegas Acil.
Baca Juga : Panja Banggar DPRD Makassar Sebut APBD 2026 Butuh Pendekatan Agresif
Kata Acil mayoritas pelaku usaha sudah memiliki analisis dampak lingkungan dan lalu lintas (andalalin). Hanya saja, masih banyak yang melakukan pelanggaran.
Salah satunya menggunakan bahu jalan sebagai lahan parkir.
“Ini sudah kita imbau untuk kiranya tidak lagi menggunakan bahu jalan sebagai lahan parkir karena ada aturannya,”tuturnya.
Baca Juga : Dewan Makassar Terima Audiensi Mahasiswa Terkait Persoalan Pertanahan
Biasanya penggunaan bahu jalan sebagai lahan parkir dilakukan ketika ada acara tersebut. Itu pun, kata Acil, musti ada izin dari Dinas Perhubungan Makassar.
“Tapi inikan tiap hari, kalau bisa parkir mereka dibenahi dulu. Bangunan itu ada ketetapannya sendiri,” ujarnya.
Ia berencana akan memanggil seluruh pelaku usaha yang masih menggunakan bahu jalan sebagai lahan parkir. Khususnya pelaku usaha rumah makan.
Baca Juga : Mantapkan Arah Kebijakan Anggaran: DPRD Makassar dan Pemkot Tuntaskan KUA-PPAS 2026
“Di jam-jam tertentu itu memang banyak yang gunakan parkir karena padat orang makan. Nanti kita akan panggil rapat supaya tidak ada lagi parkir di bahu jalan,” tutup Acil.

