0%
logo header
Senin, 22 Mei 2023 13:04

Rudianto Lallo Apresiasi Disdik Makassar Soal Bantuan Beasiswa 3 Ribu Siswa

Rudianto Lallo Apresiasi Disdik Makassar Soal Bantuan Beasiswa 3 Ribu Siswa

Kadisdik Kota Makassar Muhyiddin dan Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar Rudianto Lallo

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus berupaya menekan angka anak putus sekolah di Makassar.

banner pdam

Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan memberikan beasiswa kepada tiga ribu siswa tidak mampu baik Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo yang juga Ketua Dewan Pendidikan Makassar memberikan apresiasi terhadap program Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar. Hal itu menjadi upaya pemerintah agar anak tak putus sekolah.

Baca Juga : 600 Anak Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak Makassar

“Saya kira beasiswa untuk anak dalam rangka menekan angka anak putus sekolah hal yang bagus dan patut kami apresiasi,” jelas Rudianto Lallo, Senin (22/5).

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Makassar Muhyiddin mengatakan setiap satu siswa tidak mampu akan mendapatkan beasiswa sebesar Rp1,8 juta per tahun.

“Jadi dua ribu dari APBD Pemkot dan seribu dari Baznas Makassar,” ujar Muhyiddin.

Baca Juga : Pemkot Makassar-DPRD Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Munafri Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah

Sebelumnya, kata Muhyiddin, pihaknya telah melakukan verifikasi terhadap anak yang putus sekolah.

Beberapa ditemukan tengah berjualan di kawasan Pantai Losari. Maka dari itu, mereka kemudian dikembalikan ke sekolah.

Ia mengatakan pemerintah kota terus memastikan bahwa mereka yang tidak mampu secara ekonomi akan diberikan beasiswa.

Baca Juga : Teken BAST, Sekda Zulkifly Apresiasi BPBPK Sulsel Rekonstruksi Bangunan DPRD Makassar

“Kita langsung catat namanya untuk diberikan bantuan,” katanya.

Muhyiddin mengaku baru-baru ini dirinya ke Pusat Data dan Impormasi atau Pustadin di Jakarta untuk mengecek data-data anak putus sekolah di Makassar.

“Anak yang masih tercatat (putus sekolah itu) apakah masih tercatat atau tidak. Kita telusuri data itu,” jelasnya. (*)