MAKASSAR, KATABERITA.CO – Realisasi investasi Sulawesi Selatan (Sulsel) tumbuh positif di tengah pandemi Covid-19. Bahkan selama periode Januari-September 2021 realisasinya sudah mencapai Rp13,63 triliun.

Jumlah itu melampaui target sekitar 111% atau Rp12,33 triliun yang ditetapkan Kementrian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Sulsel bahkan mencatat khusus triwulan ketiga yakni periode Juli-September, realisasi investasi tembus di angka Rp3,19 triliun.
Baca Juga : Realisasi Investasi Makassar Tembus Rp2,7 Triliun hingga Triwulan II 2026
Capaian itu terdiri dari invetasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp2,47 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) Rp719 miliar.
Kepala Dinas PM-PTSP Sulsel, Denny Irawan menyebutkan realisasi terbesar masih didominasi Kota Makassar. Capaiannya Rp997,96 miliar atau 31,21%.
“Kemudian disusul Kabupaten Gowa Rp589,15 miliat atau 18,42% dan Kabupaten Luwu Timur Rp444,15 miliar atau 13,89%,” kata Denny Irawan.
Baca Juga : Dinas PM-PTSP Makassar Optimistis Realisasi Investasi Meningkat 2024
Sementara realisasi investasi Kabupaten Toraja Utara Rp265,20 miliar atau 8,29%, dan Kabuoaten Bantaeng Rp148,02 miliar atau 4,62%.
Sedangkan berdasarkan sektor usaha, transportasi, pergudangan, hingga telekomunikasi masih tercatat sebagai investasi tertinggi. Nilainya, Rp823,37 miliar atau 25,75%.
“Sektor pertambangan juga cukup baik, realisasinya Rp526,15 miliar atau 16,45%,” ungkap dia.
Baca Juga : Edukasi Pelaku Usaha Soal LKPM, Dinas PM-PTSP Sasar Perizinan Pelaku Usaha Sektor Perikanan
Termasuk investasi sektor listrik, gas, dan air juga tumbuh cukup baik. Realisasinya Rp471,41 miliar atau 14,74%. Sedangkan sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran Rp260,47 miliar atau 8,14%.

