0%
logo header
Selasa, 08 September 2026 07:03

2.432 KK di Kecamatan Makassar Sudah Nikmati Iuran Sampah Gratis

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin

Sebanyak 2.432 KK di Kecamatan Makassar telah menerima manfaat iuran sampah gratis.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Sebanyak 2.432 KK di Kecamatan Makassar telah menerima manfaat iuran sampah gratis.

banner pdam

Hal itu disampaikan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat menghadiri Malam Ramah Tamah Pesta Rakyat HUT RI ke-81 Kecamatan Makassar, Senin (7/9)

“Di Kecamatan Makassar, ada 548 rumah tangga yang sudah menikmati program Pemerintah Kota Makassar untuk iuran sampah gratis dengan daya listrik 450 volt ampere (VA),” kata Munafri.

Baca Juga : Penerima Manfaat Iuran Sampah Gratis di Kecamatan Mariso Bertambah Jadi 7.505 Rumah

Sementara untuk pelanggan dengan daya listrik 900 VA, jumlah penerima program yang tercatat sebanyak 1.884 kepala keluarga (KK).

Artinya hingga saat ini sudah ada 2.432 KK yang tercatat sebagai penerima manfaat program iuran sampah gratis di Kecamatan Makassar.

Tidak hanya itu, Pemkot Makassar saat ini tengah memperluas jangkauan penerima manfaat iuran sampah gratis hingga ke rumah dengan daya listrik 1.300 VA.

Baca Juga : Program Iuran Sampah Gratis Jangkau 15.177 KK di Kecamatan Tamalate

Munafri menyebutkan berdasarkan pendataan terakhir, terdapat lebih dari 1.400 KK atau rumah tangga di Kecamatan Makassar yang berpotensi mendapatkan pembebasan iuran sampah untuk kategori daya listrik 1.300 VA.

“Untuk KWH 1.300, terakhir sesuai laporan Kecamatan Makassar ada 1.400 lebih KK atau rumah di Kecamatan Makassar yang berpotensi gratis,” tuturnya.

“Kalau dihitung -hitung, jumlah totalnya penerima manfaat program iuran sampah gratis mencapai 3.832 KK,” sambung Munafri.

Baca Juga : Respon Aduan Warga, Munafri Kerahkan Tim Gabungan Bersihkan Sampah di Kanal Bara-Baraya

Ia menyebutkan pembebasan iuran sampah untuk masyarakat dengan daya listrik 450 VA hingga 900 VA telah diterapkan sejak 2025.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi Pemkot Makassar untuk mengurangi beban pengeluaran rutin bulanan masyarakat.

Sedangkan untuk 2016, pemerintah berencana memperluas kebijakan tersebut dengan menyasar masyarakat yang menggunakan daya listrik hingga 1.300 VA.

Baca Juga : 15 Lapak PKL Ditertibkan, Kecamatan Makassar Utamakan Cara Humanis

“Sekarang proses kajian untuk penambahan pembayaran sampah secara gratis. Kalau selama ini dengan KWH 450 sampai 900 itu sudah digratiskan dari tahun lalu,” katanya.

“Dan tahun ini Pemerintah Kota Makassar akan menambah lagi dengan daya 900 sampai dengan 1.300,” sambung Munafri.

Ia berharap kebijakan tersebut dapat terus dimaksimalkan sehingga semakin banyak rumah tangga yang memperoleh manfaat pembebasan iuran sampah.

Baca Juga : 15 Lapak PKL Ditertibkan, Kecamatan Makassar Utamakan Cara Humanis

“Artinya ini semua kita akan maksimalkan untuk memastikan kepada masyarakat bahwa beban-beban bulanan ini kita akan hilangkan dengan melalui mengurangi apa yang namanya pembayaran kewajiban-kewajiban setiap tahun,” tutur Munafri.

Namun, di sisi lain, Munafri mengingatkan bahwa pembebasan iuran sampah harus dibarengi dengan peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Kata Munafri, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan kota yang nyaman.

Baca Juga : 15 Lapak PKL Ditertibkan, Kecamatan Makassar Utamakan Cara Humanis

Partisipasi masyarakat dari tingkat paling kecil menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengelolaan lingkungan.

“Yang ingin saya sampaikan kepada seluruh masyarakat yang ada di Kota Makassar ini pemilhan sampah, menjaga kota ini dengan baik karena kita semua yang terlibat di dalamnya untuk menjaga lingkungan,” imbuh Ketua IKA FH Unhas itu.

Munafri menilai, program iuran sampah gratis bukan berarti masyarakat kehilangan tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan.

Baca Juga : 15 Lapak PKL Ditertibkan, Kecamatan Makassar Utamakan Cara Humanis

Sebaliknya, kebijakan tersebut harus menjadi momentum untuk mendorong masyarakat semakin aktif memilah, mengurangi, dan mengelola sampah dari rumah.

Ia juga menyampaikan kondisi Kota Makassar yang dinilai semakin kondusif dibandingkan hari-hari sebelumnya.

“Hari ini alhamdulillah keadaan lebih kondusif daripada bulan sebelumnya,” pungkasnya.

Baca Juga : 15 Lapak PKL Ditertibkan, Kecamatan Makassar Utamakan Cara Humanis

Kegiatan, pesta Rakyat Kecamatan Makassar tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa, Sekda Makassar Andi Zulkifly Nanda, tim ahli, sejumlah kepala OPD, camat, serta para lurah. (*)