MAKASSAR, KATABERITA.CO – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Makassar telah menyusun beragam inovasi untuk menyelesaikan masalah yang selama ini dihadapi.

Kepala Dispora Makassar, Andi Pattiware menyebut ada lima pokok-pokok permasalahan yang selama ini dihadapi pemuda.
Diantaranya, pemuda sulit mendapatkan bantuan modal untuk bisa memulai usaha, belum tersedia data pemuda yang akurat dan terintegrasi.
Baca Juga : Targetkan 12 Ribu Peserta, Makassar Half Marathon Bakal Digelar Mei 2026
pemerintah kota juga belum memiliki Rencana Aksi Daerah (RAD) Kepemudaan yang menjadi dasar pelayanan pembangunan pemuda.
Masalah lain, kurang kegiatan tryout ke luar negeri atau antar provinsi untuk mengukur kemampuan atlet. Serta pemanfaatan sarana dan prasarana olahraga yang belum maksimal.
“Terkait masalah-masalah ini kita sudah susun program dan inovasi sebagai solusinya,” kata Andi Pattiware saat memaparkan selayang pandang di Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus), di Hotel Four Point by Sheraton, Selasa (15/3).
Baca Juga : Tampilkan Program Unggulan, Booth Makassar Jadi Magnet di Indonesia City Expo
Dia mencontohkan terkait masalah pemuda yang sulit mendapatkan bantuan modal untuk memulai usaha, pihaknya sudah memiliki program pelatihan wirausaha untuk seribu pemuda lorong.
Kata Andi Pattiware, ada tiga poin penting yang menjadi solusi dalam program itu. Salah satunya peningkatan kualitas pemuda melalui workshop dan pelatihan wirausaha
“Tidak hanya itu, kita juga memfasilitasi akses permodalan dan membuat aplikasi smart kepemudaan untuk memudahkan mereka membuat profil usaha dan UMKM pemuda,” tutupnya.

