MAKASSAR, — Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggelar Apel Sabuk Kamtibmas Tingkat Polda Sulsel Tahun 2026 di Halaman Mall Pipo, Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 1.500 peserta tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan, Forkopimda Kota Makassar, pejabat utama TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, komunitas mitra Polri, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Apel Sabuk Kamtibmas dipimpin langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi antara Polri dan masyarakat guna mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif di Sulawesi Selatan
Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan perwira apel, pembacaan doa, pembacaan dan penandatanganan Naskah Ikrar Sabuk Kamtibmas oleh perwakilan peserta, arahan Kapolda Sulsel, serta ditutup dengan foto bersama, pembagian sembako kepada peserta apel, dan sesi wawancara media
Dalam amanatnya, Kapolda Sulsel menegaskan bahwa Apel Sabuk Kamtibmas merupakan tindak lanjut arahan Kapolri dalam memperkuat sinergitas antara kepolisian dan masyarakat sebagai pondasi utama dalam menjaga keamanan wilayah.
“Keamanan yang kondusif tidak dapat diwujudkan oleh Polri sendiri. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat untuk menjadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, mencegah potensi gangguan, serta memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujar Kapolda Sulsel.
Kapolda menjelaskan bahwa melalui Apel Sabuk Kamtibmas Tahun 2026 diharapkan terbangun kesadaran kolektif bahwa keamanan merupakan kebutuhan bersama yang harus dijaga melalui kerja sama seluruh komponen masyarakat.
Lebih lanjut, Kapolda Sulsel menyampaikan bahwa deklarasi dan penandatanganan Ikrar Sabuk Kamtibmas merupakan simbol komitmen seluruh elemen masyarakat untuk mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Melalui ikrar yang telah dibacakan dan ditandatangani bersama, kita menunjukkan komitmen untuk terus bersinergi, menjaga persatuan, menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing,” lanjutnya.
Kapolda juga mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan sinergitas dan kolaborasi dalam mendeteksi serta mencegah berbagai potensi gangguan keamanan sejak dini dengan memanfaatkan jaringan kemitraan bersama Bhabinkamtibmas dan petugas Polmas di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Dirbinmas Polda Sulsel Kombes Pol. Anang Triarsono, S.I.K., M.Si., selaku Ketua Panitia Pelaksana Apel Sabuk Kamtibmas 2026, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemitraan antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di Sulawesi Selatan.
“Apel Sabuk Kamtibmas ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan momentum untuk memperkuat komitmen dan sinergi seluruh komponen masyarakat bersama Polri dalam menjaga stabilitas keamanan. Kami ingin membangun kesadaran bahwa harkamtibmas adalah tanggung jawab bersama, sehingga setiap elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” ungkap Kombes Pol. Anang Triarsono.
Menurutnya, kehadiran berbagai unsur masyarakat, organisasi kemasyarakatan, komunitas mitra Polri, tokoh masyarakat, dan instansi pemerintah menunjukkan tingginya semangat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami mengapresiasi seluruh peserta yang hadir dan berkomitmen dalam Deklarasi Sabuk Kamtibmas Tahun 2026. Harapan kami, semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini dapat terus berlanjut dan diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat, sehingga potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini,” tambahnya.
Kombes Pol. Anang juga menegaskan bahwa keberadaan Sabuk Kamtibmas sebagai mitra Polri memiliki peran strategis dalam mendukung program pemolisian masyarakat melalui peningkatan komunikasi, penyampaian informasi, dan penguatan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
“Dengan kolaborasi yang semakin erat antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, kami optimistis Sulawesi Selatan akan tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan kondusif guna mendukung pembangunan, investasi, serta kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Melalui Apel Sabuk Kamtibmas Tahun 2026, Polda Sulsel berharap terbangun kolaborasi yang berkelanjutan antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Sulawesi Selatan yang aman, damai, dan sejahtera. Selain menjadi sarana memperkuat kemitraan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar senantiasa menjaga etika dalam kehidupan sosial maupun ruang digital serta aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungannya.
“Fachry IW”

