MAKASSAR, KATABERITA.CO — Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar resmi membuka Lomba Inovasi Daerah Tahun 2026 sebagai upaya mendorong lahirnya inovasi-inovasi yang berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.

Kompetisi yang berlangsung sejak 29 Mei hingga 31 Juni 2026 tersebut terbuka bagi seluruh perangkat daerah, unit kerja, sekolah, puskesmas, kelurahan, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Makassar.
Kepala BRIDA Kota Makassar, Haidil Adha, mengatakan lomba ini menjadi instrumen penting untuk mengidentifikasi, mengukur, sekaligus mengembangkan berbagai inovasi yang telah diterapkan di lingkungan pemerintah kota.
Baca Juga : BRIDA Makassar Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual dan Kesiapan Eviden IGA 2026
Menurutnya, inovasi yang dihadirkan tidak hanya harus kreatif, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta dapat direplikasi oleh perangkat daerah lainnya.
“Melalui Lomba Inovasi Daerah 2026, kami ingin memastikan setiap inovasi yang lahir di Kota Makassar memiliki dampak yang terukur, berkelanjutan, dan dapat direplikasi,” kata Haidil Adha.
“Inovasi tidak boleh berhenti pada ide, tetapi harus menjadi solusi yang menjawab kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tambahnya.
Baca Juga : BRIDA Makassar Permudah Akses Data dan Kolaborasi Penelitian Lewat Sigap Riset
Ia menjelaskan, BRIDA memberikan kesempatan kepada perangkat daerah untuk mendaftarkan inovasi lama yang masih berjalan dan telah mengalami penyempurnaan dalam dua tahun terakhir, inovasi yang pernah dilombakan namun telah diperbarui, maupun inovasi baru yang telah diterapkan dalam kurun waktu 2025–2026.
Selain proses pendaftaran, BRIDA juga mendorong para inovator yang telah menginput inovasi sebelum 29 Mei 2026 agar melakukan pembaruan dan penyempurnaan data serta evidence pendukung.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memudahkan proses penilaian dan verifikasi lebih lanjut.
Baca Juga : BRIDA Kota Makassar Evaluasi Program dan Perkuat Koordinasi Internal
“Kami mengajak seluruh perangkat daerah dan ASN untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Inovasi yang terdokumentasi dengan baik akan memiliki nilai tambah dan peluang lebih besar untuk berkembang serta menjadi rujukan bagi daerah lain,” katanya.
Haidil menambahkan, penyelenggaraan lomba ini merupakan bagian dari komitmen BRIDA dalam memperkuat budaya inovasi di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.
Melalui kompetisi tersebut, BRIDA berharap dapat melahirkan lebih banyak terobosan yang mendukung percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga : BRIDA Makassar Bahas Penguatan Peran KORPRI dalam Mendukung Kinerja ASN
“Budaya inovasi harus terus tumbuh di seluruh perangkat daerah. Karena itu, BRIDA hadir tidak hanya sebagai fasilitator, tetapi juga sebagai pendamping dalam proses pengembangan dan penguatan inovasi daerah,” tuturnya.
Pendaftaran Lomba Inovasi Daerah 2026 dapat dilakukan melalui sistem inovasi daerah yang telah disiapkan BRIDA Kota Makassar.
Seluruh inovasi yang masuk nantinya akan melalui proses penilaian berdasarkan aspek kebaruan, manfaat, keberlanjutan, serta potensi replikasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin adaptif dan inovatif. (*)

