0%
logo header
Senin, 14 April 2025 22:13

Perumda Parkir Makassar Tindak Tegas Jukir Bandel, Sita ID Card dan Rompi Resmi

Perumda Parkir Makassar Tindak Tegas Jukir Bandel, Sita ID Card dan Rompi Resmi

Perumda Parkir juga mengimbau seluruh jukir resmi untuk patuh terhadap ketentuan yang berlaku dan tidak mengabaikan tanggung jawab yang telah menjadi komitmen awal.

MAKASSAR. KATABERITA.CO – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Parkir Makassar Raya menindak tegas juru parkir (jukir) resmi yang tidak mematuhi aturan dengan menyita ID Card dan rompi yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

banner pdam

Penyitaan dilakukan langsung Tim Reaksi Cepat (TRC) di Jalan Andi Djemma, Senin, (14/4).

iklan pemprov sulsel

Kepala Seksi Humas Perumda Parkir Makassar Raya, Asrul B mengatakan bahwa langkah tegas ini diambil setelah menerima laporan dari kolektor penagihan yang menyebutkan jukir tersebut tidak pernah memenuhi target setoran yang telah disepakati.

Baca Juga : Pemkot Makassar Perpanjang Kontrak 6.472 Tenaga PPPK Paruh Waktu

Setelah TRC bergerak cepat dan mendatangi lokasi tempat jukir bertugas, pihaknya langsung menarik seluruh atribut resmi.

Mulai dari rompi hingga ID card yang menjadi bukti legalitas kerja jukir tersebut.

“Tim kami langsung turun begitu menerima laporan. Setelah dicek, jukir ini terbukti melanggar aturan. Maka, kami cabut hak operasionalnya,” kata Asrul.

Baca Juga : Pemkot Makassar Perkuat Jaminan Sosial Pekerja Rentan, Munafri Paparkan Inovasi di Jamsostek Award

Asrul menegaskan pencabutan atribut resmi menandai bahwa yang bersangkutan tidak lagi terdaftar sebagai bagian dari Perumda Parkir.

Jika masih ditemukan menjalankan aktivitas parkir, maka akan dikenai sanksi lebih berat, termasuk proses hukum.

“Kalau dia tetap bekerja sebagai jukir tanpa legalitas, maka itu termasuk pelanggaran dan akan kami proses secara hukum,” tegasnya.

Baca Juga : Kualitas Udara Makassar Sangat Tidak Sehat, Pemkot Siapkan Langkah Antisipasi

Perumda Parkir juga mengimbau seluruh jukir resmi untuk patuh terhadap ketentuan yang berlaku dan tidak mengabaikan tanggung jawab yang telah menjadi komitmen awal.

Langkah ini penting untuk menjaga ketertiban, profesionalisme, dan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan layanan parkir di Kota Makassar. (Jie_e)