0%
logo header
banner dprd makassar
Rabu, 08 Desember 2021 22:37

Pengungsi Korban Terdampak Banjir di Makassar Bertambah

BPBD Makassar evakuasi korban terdampak banjir di Kecamatan Manggala || ist
BPBD Makassar evakuasi korban terdampak banjir di Kecamatan Manggala || ist

Pengungsi korban terdampak banjir di Kota Makassar terus bertambah. Jumlahnya sudah mencapai 4.809 jiwa. Jumlah itu berdasarkan data yang dirilis BPBD Makassar, Rabu (8/12).

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Pengungsi korban terdampak banjir di Kota Makassar Sulawesi Selatan terus bertambah. Jumlahnya sudah mencapai 4.809 jiwa

Jumlah itu berdasarkan data yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, Rabu (8/12).

Dari enam kecamatan yang terdampak banjir, pengungsi terbanyak berada di Kecamatan Manggala. Jumlahnya naik hampir dua kali lipat.

Baca Juga : Dua Kecamatan di Makassar Terendam Banjir, 598 Warga Mengungsi

Bahkan, titik pengungsian di daerah langganan banjir tersebut juga bertambah dari enam menjadi 30 titik. Lokasi itu menampung 2.166 jiwa pengungsi.

Berbeda dengan pengungsi di Kecamatan Biringkanayya yang justru mengalami penurunan, dari 1.508 turun menjadi 1.241. Lokasi pengungsian juga berkurang, hanya tinggal sembilan titik.

Kondisi itu juga terlihat di Kecamatan Tamalanrea. Meski titik lokasi pengungsian bertambah, namun jumlah pengungsi justru mengalami penurunan, dari 162 turun menjadi 81 jiwa.

Baca Juga : Cuaca Ekstrem, Indira Yusuf Ismail Pantau Lokasi Banjir dan Beri Bantuan Pengungsi di Blok X Perumnas Antang Manggala

Sedangkan pengungsi di Kecamatan Panakkukang dan Tamalate justru meningkat drastis.

Di Kecamatan Panakkukang, jumlah pengungsi korban terdampak banjir sudah mencapai 621 jiwa. Mereka tersebar di sembilan titik pengungsian.

Padahal sehari sebelumnya, pengungsi di Kecamatan Panakkukang hanya 163 jiwa yang tersebar di enam posko pengungsian.

Baca Juga : Balitbangda Lakukan Seminar Kemajuan Identifikasi Masalah Banjir di Makassar

Begitu juga di Kecamatan Tamalate, saat ini jumlah pengungsi sudah mencapai 700 jiwa. Naik drastis dari jumlah sebelumnya yang hanya 57 jiwa.

Meski begitu, titik pengungsian di Kecamatan Tamalate tetap dua. Tidak ada penambahan meski jumlah pengungsi bertambah.

Kondisi berbeda justru terlihat di Kecamatan Rappocini. Berdasarkan data BPBD, tidak ada korban terdampak banjir yang mengungsi di wilayah tersebut.

Baca Juga : Ratusan Warga Kembali Mengungsi Akibat Banjir di Makassar

Kendati demikian, Kecamatan Rappocini tetap menyiagakan lokasi pengungsian yang tersebar di enam titik.

“Evakuasi terhadap korban terdampak banjir terus kita lakukan. Khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan hamil, ibu menyusui, orang tua, dan penyandang disabilitas,” kata Kepala BPBD Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin.

Melihat kondisi cuaca terpantau cerah, Hendra berharap banjir di sejumlah wilayah di Kota Makassar bisa segera surut.

Baca Juga : Ratusan Warga Kembali Mengungsi Akibat Banjir di Makassar

Terlebih sudah ada beberapa pengungsi yang kembali ke rumah masing-masing.

“Seperti di Kecamatan Rappocini itu, sudah tidak ada pengungsi terhitung hari ini. Padahal kemarin masih ada 102 orang pengungsi,” tutur dia.