0%
logo header
Jumat, 21 November 2025 10:32

Pemkot Makassar Perkuat Program Keluarga Tangguh dan Lansia Berdaya

Pemkot Makassar Perkuat Program Keluarga Tangguh dan Lansia Berdaya

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pemberdayaan lansia harus menjadi perhatian serius. Mulai dari pemenuhan gizi hingga pendampingan aktivitas sehari-hari bersama keluarga.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berkomitmen meningkatkan kualitas hidup para lansia.

banner pdam

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pemberdayaan lansia harus menjadi perhatian serius.

Mulai dari pemenuhan gizi hingga pendampingan aktivitas sehari-hari bersama keluarga.

Baca Juga : Pemkot Makassar Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Lapangan Karebosi Jadi Pusat Upacara

Pesan itu disampaikan Munafri saat membuka kegiatan senam massal bersama ribuan lansia dalam acara bertema ‘Lansia Sehat, Bahagia, dan Produktif untuk Makassar Mulia’.

Kegiatan tersebut digelar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Makassar, di Lapangan Karebosi, Jumat (21/11).

Di hadapan lebih dari 1.500 peserta, Munafri menegaskan bahwa pemerintah kota wajib memberikan perhatian maksimal kepada para lansia, terutama mereka yang masih aktif dan sehat menjalani kesehariannya.

Baca Juga : Munafri-Melinda Kunjungi TPA Tamangapa Cek Progress Transformasi Menuju Sanitary Landfill

“Saya sangat bahagia melihat para lansia kita hari ini masih sehat, masih semangat. Pemerintah harus memberikan perhatian yang maksimal kepada mereka,” kata Munafri.

Menurut Munafri, para lansia perlu terus diberdayakan melalui berbagai program yang memastikan aktivitas fisik dan sosial mereka tetap berjalan.

Ia menambahkan, peran keluarga juga penting untuk terus mengingatkan para orang tua agar tetap aktif bergerak dan tidak menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menonton televisi maupun bermain gawai.

Baca Juga : Pemkot Makassar-DPRD Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Munafri Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah

Apalagi, di usia sekarang, metabolisme dan peredaran darah tidak sama seperti waktu muda. Terlalu banyak duduk justru bisa mengundang penyakit.

“Tolong jangan terlalu banyak diberikan kesempatan untuk nonton-nonton atau main handphone. Itu membuat malas bergerak,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia meminta para kader KB dan pendamping lansia untuk terus mengingatkan warga agar rutin melakukan aktivitas fisik ringan setiap hari.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Minta ASN Jadi Mata dan Telinga Pemerintah di Lingkungan Masyarakat

Ia juga menyarankan para lansia memanfaatkan waktu luang dengan merawat tanaman di rumah atau menjalani kegiatan sederhana lainnya yang dapat menjaga tubuh tetap aktif.

Wali Kota Makassar, Munafri, turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kader KB, khususnya Penyuluh Pembantu Keluarga Berencana Desa (PPKBD), yang ia sebut sebagai garda terdepan dalam pembangunan keluarga.

“Pengabdian para kader sangat berarti bagi pemerintah kota. Mereka bekerja dalam senyap, tetapi hasilnya dapat dirasakan nyata oleh ribuan keluarga di Makassar,” ujar Munafri.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Minta ASN Jadi Mata dan Telinga Pemerintah di Lingkungan Masyarakat

Ia menilai, peran kader sangat menentukan keberhasilan program pembangunan keluarga.

Para kader memastikan edukasi keluarga berjalan, layanan dasar menjangkau warga rentan, serta memberikan informasi dini kepada pemerintah terkait persoalan sosial di lapangan.

Data yang mereka kumpulkan, pendampingan yang dilakukan, serta kepedulian yang ditunjukkan menjadi fondasi bagi lahirnya kebijakan publik yang tepat sasaran.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Minta ASN Jadi Mata dan Telinga Pemerintah di Lingkungan Masyarakat

“Tanpa kader KB, komitmen pemerintah untuk menghadirkan kota yang inklusif dan aman akan kehilangan pijakan,” tegasnya.

Munafri juga menegaskan bahwa pembangunan keluarga tidak hanya berfokus pada generasi muda, tetapi harus memberikan penghormatan kepada para lansia yang telah memberikan kontribusi besar bagi kota ini.

“Kehadiran para lansia mengingatkan bahwa harmoni sosial terwujud ketika setiap generasi saling merawat dan menghargai,” ujarnya.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Minta ASN Jadi Mata dan Telinga Pemerintah di Lingkungan Masyarakat

Ia menambahkan, seluruh lapisan masyarakat—mulai dari balita, remaja, ibu hamil, keluarga berisiko, hingga lansia—menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Makassar.

Menurutnya, kader KB berperan sebagai penghubung langsung antara kebutuhan masyarakat dan layanan pemerintah.

“Kerja kader harus memberi dampak nyata, dirasakan setiap keluarga, dan menjadi kekuatan bersama dalam membangun keluarga Makassar yang tangguh, sehat, dan siap menghadapi setiap tantangan,” tutup Appi.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Minta ASN Jadi Mata dan Telinga Pemerintah di Lingkungan Masyarakat

Sementara, Kepala DPPKB Makassar, Andi Irwan Bangsawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Kota Makassar ke-418.

Momentum tersebut, kata Irwan, menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah, kader, dan masyarakat.

“Kegiatan ini mempertemukan kader institusi masyarakat pedesaan atau IMP dengan pemerintah daerah untuk merajut harmoni dan membangun kebersamaan,” jelasnya.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Minta ASN Jadi Mata dan Telinga Pemerintah di Lingkungan Masyarakat

Ia memaparkan ada lima tujuan utama kegiatan, yaitu pertama, memperkuat peran kader PPKBD dan Sub-PPKBD dalam pelaksanaan program Bangga Kencana.

Kedua, meningkatkan kesehatan dan kebugaran lansia melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan fisik.

Ketiga, mewujudkan kolaborasi antara pemerintah, kader, dan masyarakat.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Minta ASN Jadi Mata dan Telinga Pemerintah di Lingkungan Masyarakat

Keempat, menyampaikan pesan pembangunan keluarga menuju keluarga tangguh dan generasi unggul.

Kelima, membuka ruang sinergi dan komunikasi antara kader dan lansia.

Irwan juga menegaskan bahwa kegiatan ini juga sejalan dengan slogan Dinas PPKB Makassar yaitu ‘Melalui Bangga Kencana, kita wujudkan keluarga tangguh dan generasi unggul menuju Makassar Mulia’.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Minta ASN Jadi Mata dan Telinga Pemerintah di Lingkungan Masyarakat

Menurutnya, keluarga tangguh adalah keluarga yang sehat, stabil, dan mampu menjadi benteng moral bagi anak-anaknya, sehingga melahirkan generasi yang berkarakter dan berdaya saing.

“Ini adalah bagian dari visi besar Kota Makassar untuk menjadi kota yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Dinas PPKB juga melantik 15 Sekolah Lansia sebagai bagian dari program Lansia Berdaya, yang fokus memberikan ruang pembelajaran dan aktivitas produktif bagi warga berusia 60 tahun ke atas.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Minta ASN Jadi Mata dan Telinga Pemerintah di Lingkungan Masyarakat

“Semoga kegiatan dalam momentum HUT Kota Makassar ke-418 ini memberikan dampak positif bagi kader dan masyarakat,” tutupnya.