MAKASSAR, KATABERITA.CO – Sinergi antara PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan Pemerintah Kota Makassar terus diperkuat untuk mewujudkan kawasan pelabuhan yang tertib, modern, dan terintegrasi.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Komersial PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Farid Padang didampingi Executive Director 4 Pelindo Regional IV, Abdul Azis audiens bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Kantor Wali Kota Makassar, Rabu (8/4).
Dalam pertemuan itu, Pelindo menyatakan dukungan terhadap sejumlah program strategis Pemkot Makassar, termasuk pembenahan kawasan pelabuhan dan penataan parkir liar di sekitar area pelabuhan.
Baca Juga : Lepas 105 Kafilah MTQ, Appi Targetkan Makassar Juara Umum
Farid Padang menegaskan, Pelindo siap bersinergi dalam menghadirkan kawasan pelabuhan yang lebih tertata, efisien, dan berdaya saing.
“Pembangunan Taman Km 0 akan menjadi wajah Pelindo, khususnya Pelabuhan Makassar, ke depan,” ujarnya.
“Selain itu, kami juga siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Makassar dalam penataan parkir truk di area pelabuhan agar operasional logistik semakin tertata dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” lanjut Farid Padang.
Baca Juga : Appi Dorong Revitalisasi Pasar Sentral, Siapkan Konsep Baru Bangkitkan Ekonomi Rakyat
Menurut Farid, kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung kelancaran distribusi logistik sekaligus menghadirkan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.
“Sekaligus memperkuat peran Pelabuhan Makassar sebagai simpul logistik utama di Indonesia Timur,” tuturnya.
Selain pembangunan Taman Km 0 dan penataan parkir, pertemuan tersebut juga membahas pengembangan kawasan di sekitar Makassar New Port (MNP), termasuk rencana penyediaan layanan air bersih untuk mendukung operasional kawasan.
Baca Juga : Perkuat Mitigasi, Pemkot Makassar Bentuk Kampung Siaga Bencana di Tamalanrea
Pelindo juga mendorong optimalisasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di sekitar pelabuhan sebagai bentuk kontribusi kepada masyarakat.
Upaya konsolidasi buffer area di sekitar MNP turut dibahas guna mengurai potensi kemacetan, khususnya pada jam padat aktivitas logistik.
“Langkah ini menjadi bagian dari strategi penataan kawasan pelabuhan yang terintegrasi dengan sistem transportasi kota,” jelasnya.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Instruksikan Penertiban Baliho Ilegal
Dalam jangka panjang, Pelindo merencanakan pengembangan Pelabuhan Hatta sebagai terminal kendaraan (car terminal) dan terminal curah untuk meningkatkan efisiensi pelayanan logistik.
Selain itu, konsep terminal penumpang Pelabuhan Makassar akan dikembangkan dengan standar layanan modern menyerupai bandara.
“Hal ini diharapkan mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan representatif bagi masyarakat,” tukasnya.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Instruksikan Penertiban Baliho Ilegal
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pelindo terhadap pembangunan Taman Km 0.
” Pembangunan Taman Km 0 ini diharapkan menjadi ruang publik yang representatif sekaligus memperindah kawasan pesisir yang menjadi pintu gerbang utama aktivitas pelabuhan,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan taman tersebut tidak hanya memperkuat estetika kawasan, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah dan BUMN.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Instruksikan Penertiban Baliho Ilegal
Selain itu, penataan parkir truk di kawasan pelabuhan menjadi fokus bersama untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas dan efisiensi distribusi logistik.
Dengan sinergi ini, kawasan pelabuhan Makassar diharapkan berkembang menjadi lebih tertib, modern, dan terintegrasi, sekaligus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Juga, memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kenyamanan masyarakat,” tukasnya.

