0%
logo header
Senin, 08 Mei 2023 17:54

PDAM Makassar Laksanakan FGD, Persiapan Pengelolaan IPAL Losari

PDAM Makassar Laksanakan FGD, Persiapan Pengelolaan IPAL Losari

Perumda Air Minum Kota Makassar terus melakukan persiapan dalam rangka pengelolaan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Losari yang rencana akan dikelola berdasarkan Peraturan Daerah Kota Makassar.

MAKASSAR, KATABERITA.CO — Perumda Air Minum Kota Makassar terus melakukan persiapan dalam rangka pengelolaan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Losari yang rencana akan dikelola berdasarkan Peraturan Daerah Kota Makassar.

banner pdam

Yaitu dengan melaksanakan Forum Grup Discussion (FGD) tentang Penjaringan Data dan Isi Strategis Pengelolaan Air Limbah Domestik di Kota Makassar di Hotel Royal Bay Makassar, Senin (8/5/2023).

Direktur Pelayanan dan Air Limbah Perumda Air Minum Kota Makassar, Aiman Adnan, menyampaikan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari keseluruhan rencana persiapan IPAL Losari dan membahas tentang penyusunan naskah akademik yang sementara dilaksanakan.

Baca Juga : Perbaikan Pipa Selesai, PDAM Makassar Mulai Pulihkan Distribusi Air

“Kami memandang kegiatan ini sangat penting, karena juga akan mengusulkan pembahasan mengenai perubahan beberapa pasal dalam Perda Nomor 1 tahun 2016 tentang Air Limbah,” ucap Aiman.

Sementara, Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham, menyampaikan, Komisi B DPRD Kota Makassar akan mengawal usulan perubahan perda, agar operator atau penanggung jawab IPAL Losari lebih jelas.

“Intinya kami tetap akan mengusulkan PDAM Kota Makassar (Perumda Air Minum Kota Makassar) sebagai pengelola dengan pertimbangan sudah pengalaman mengelolah pelayanan air di Kota Makassar,” katanya.

Baca Juga : PDAM Makassar Perkuat Tata Kelola lewat Pelatihan Risiko dan Audit

Hadir pula beberapa narasumber dalam kegiatan FGD ini, diantaranya Setia Dinnor (PPK Sanitasi Wilayah II) yang menjelaskan tentang progres pekerjaan pembanguan IPAL Losari, mulai dari awal pengusulan proyek sampai pada progres saat ini.

Ia meminta Perumda Air Minum Kota Makassar agar seluruh staf dan operator yang sudah dilatih agar tidak dilakukan penggantian atau mutasi, karena jika itu terjadi, maka akan mulai lagi dari awal, sekaligus menyampaikan rencana presiden yang akan meresmikan langsung penggunaan IPAL Losari.

Narasumber lainnya, Selviana Hehanussa, dari Urban Sanitasi Spesialist USAID IUWASH Tangguh, memaparkan tentang perlunya kerja sama semua pihak terkhusus Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan Perumda Air Minum Kota Makassar untuk terus melakukan pendekatan dan memberikan info kepada masyarakat tentang perlunya sanitasi yang sehat, karena sampai 2023 ini, baru 15 persen penduduk Kota Makassar yang masuk kategori sanitasi layak.

Baca Juga : PDAM Makassar Siapkan Pasokan Air Bersih untuk Proyek PSEL di Tamangapa

Sementara, Fafhil Surur, narasumber yang juga Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota UIN Alauddin Makassar, lebih banyak menyoroti tentang memang perlu landasan hukum yang jelas tentang pentingnya pengelolaan air limbah masyarakat yang juga merupakan program strategis pemerintah pusat. (*)