MAKASSAR, KATABERITA.CO – PDAM Kota Makassar bersiap menghadapi fenomena alam El Nino yang menyebabkan kemarau panjang.

Dirut PDAM Kota Makassar Beni Iskandar mengatakan debit air di Bendungan Leko Paccing saat ini mengalami penurunan akibat fenomena El Nino.
Jika kondisi normal, produksi air bersih di Bendungan Leko Paccing berkisar 1.300 liter per detik.
Baca Juga : Perbaikan Pipa Selesai, PDAM Makassar Mulai Pulihkan Distribusi Air
Namun karena kondisi saat ini, produksi air bersih mengalami penurunan 139 liter per detik atau hanya 1.161 liter per detik.
“Dampak El Nino sudah terjadi, kesiapan menghadapi musim kemarau sumber air di Leko Paccing debit air menurun,” kata Beni Iskandar, baru-baru ini.
Kendati demikian, PDAM Kota Makassar telah mengantisipasi terjadinya kemarau panjang akibat fenomena El Nino.
Baca Juga : PDAM Makassar Perkuat Tata Kelola lewat Pelatihan Risiko dan Audit
Salah satu caranya dengan menurunkan pompa suplesi agar distribusi air lancar untuk diolah menjadi air bersih di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Panaikang.
“Antisipasi yang dilakukan menurunkan pompa suplesi di intect moncongloe dan waduk nipah-nipah untuk mengantisipasi kekurangan debit air Leko packing di IPA Panaikang,” ujarnya.
Ia menambahkan PDAM juga menerapkan sistem injeksi pada jaringan sehingga air bersih tetap mengalir ke pelanggan.
Baca Juga : PDAM Makassar Siapkan Pasokan Air Bersih untuk Proyek PSEL di Tamangapa
Termasuk menyiagakan mobil tangki untuk menyalurkan air bersih sesuai permintaan masyarakat.
“Kita membuat terobosan backup dengan distribusi air tangki. Jadi kami melayani permintaan dan pengaduan masyarakat,” tuturnya.
“Kepada pelanggan ada dua dengan cara melalui injeksi ke pipa jadi tetap keluar lewat meteran, dan call center ada butuh bantuan kami layani,” tutupnya.
Baca Juga : PDAM Makassar Gandeng Ketua RW Perkuat Layanan Air Bersih

