0%
logo header
Kamis, 12 Mei 2022 12:36

Makassar Metaverse, Balitbangda Akan Siapkan Layanan Riset dan Inovasi Berbasis VR

Kepala Balitbangda Makassar, Andi Bukti Djufrie || ist
Kepala Balitbangda Makassar, Andi Bukti Djufrie || ist

Memasuki era metaverse, Balitbangda Makassar akan bertransformasi menjadi BRIDA. Ketika perubahan itu berjalan maka konsep metaverse Makassar bakal mendapat dukungan baik. Hal itu terjadi karena BRIDA Makassar kedepan dalam konteks tersebut akan mengintegrasikan riset dan inovasi.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Memasuki era metaverse, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Makassar akan bertransformasi menjadi Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA).

banner pdam

Itu sejalan dengan amanat pasal 66 Perpres 78 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Ketika perubahan itu berjalan maka konsep metaverse Makassar bakal mendapat dukungan baik.

Baca Juga : FPTI Makassar Gelar Buka Puasa: Dorong Soliditas Pengurus untuk Tingkatkan Prestasi Atlet

Hal itu terjadi karena BRIDA Makassar kedepan dalam konteks tersebut akan mengintegrasikan riset dan inovasi.

Terutama yang ada di seluruh OPD lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Kepala Balitbangda Makassar, Andi Bukti Djufrie mengatakan dengan berubah ke Brida kedepannya maka riset dan inovasi OPD menjadi terpusat serta lebih adaptif dan responsive terhadap kemajuan teknologi.

Baca Juga : Respons Cepat Dinsos Makassar Penjangkauan ODGJ Penyiraman Air Panas ke Warga

“Karena akan menyediakan layanan New 3R&I atau New of Makassar Electronic Research and Innovation,” kata Andi Bukti, Kamis (12/5).

Andi Bukti menjelaskan bahwa layanan tersebut merupakan sebuah platform baru yang menyediakan layanan riset dan inovasi berbasis virtual reality.

Di dalamnya terdapat berbagai fitur edukasi inklusif, fasilitasi HKI dan paten, perizinan kelitbangan baik bagi peneliti lokal dan asing, fasilitasi inovasi, repository digital.

Baca Juga : Kejurnas Kelompok Umur 2025, Atlet FPTI Makassar Sumbang Medali untuk Sulsel

“Kedepannya dapat diakses oleh semua pihak di mana saja, kapan saja, dan up to date,” tuturnya.