MAKASSAR, KATABERITA.CO – Legislator Makassar, Yeni Rahman mendukung program zero stunting yang dicanangkan Pemerintah Kota (Pemkot) hingga 2024. Olehnya itu, edukasi warga mesti masif untuk merealisasikan program ini.

Diketahui, pada tahun ini Pemkot menargetkan penurunan hingga mencapai 2,0 persen, tren saat ini disebut cukup baik sebab dalam dua tahun terakhir terus mengalami penyusutan, di mana di tahun 2021 angkanya masih berada di 5,23 persen, lalu 2022 menurun sebesar 4,06 persen.
“Harus matang sehingga tak sekadar program saja karena tidak bisa dipungkiri angka kemiskinan di Makassar ini masih cukup tinggi,” ucap Yeni Rahman, Senin (9/1).
Baca Juga : Komisi C DPRD Makassar Jadwalkan Ulang RDP Usai Manajemen PT GMTD Absen
Politikus PKS ini meminta untuk masif melakukan edukasi. Terutama remaja untuk mencegah pernikahan dini (karena harus menikah).
“Karena itu bisa memicu stunting. Karena ketidaksiapan menikah, sehingga juga tidak siap menjadi ibu,” katanya.
Kedua, ia berharap anggaran untuk menyuplai kebutuhan gizi ibu-ibu hamil itu diperhatikan. “Karena tidak semua mau periksa ke posyandu. Tidak semua masyarakat Makassar ekonominya mampu,” jelasnya. (*)

