0%
logo header
Kamis, 18 Juni 2026 16:17

Pemkot Makassar dan Kemenlu RI Matangkan Persiapan IGS Diplomatic Tour 2026

Pemkot Makassar dan Kemenlu RI Matangkan Persiapan IGS Diplomatic Tour 2026

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) RI terus mematangkan persiapan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour 2026 yang akan digelar 23-26 Juni, mendatang.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) RI terus mematangkan persiapan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour 2026 yang akan digelar 23-26 Juni, mendatang.

banner pdam

Forum internasional yang menghadirkan delegasi dari berbagai negara itu menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi Kota Makassar di tingkat global.

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin Rapat Koordinasi Keamanan, Pengamanan, dan Penyelenggaraan IGS Diplomatic Tour 2026 di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Kamis (18/6).

Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham: Lomba Kelurahan Jadi Momentum Perkuat Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat

Rapat tersebut digelar bersama Kemenlu RI dan dipimpin secara virtual oleh Direktur Diplomasi Publik Kemenlu RI, Ani Nigeriawati.

Hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Selatan, Forkopimda Kota Makassar, serta jajaran OPD yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.

Dalam arahannya, Munafri mengatakan IGS merupakan agenda strategis yang diinisiasi Kementerian Luar Negeri RI.

Baca Juga : Pemkot-DPRD Sepakati Ranperda Perhubungan, Makassar Perkuat Tata Kelola Mobilitas Perkotaan

Setelah sebelumnya digelar di Lombok, tahun ini Kota Makassar mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah penyelenggaraan.

Menurutnya, rapat koordinasi tersebut bertujuan memastikan seluruh aspek pelaksanaan kegiatan telah dipersiapkan secara matang, termasuk keamanan, pengamanan, dan kesiapan teknis di lapangan.

“Hari ini kita rapat bersama Kementerian untuk memastikan hal-hal apa lagi yang perlu direview sehingga seluruh rangkaian acara pada 23 sampai 25 Juni mendatang dapat berjalan dengan baik,” ujar Munafri.

Baca Juga : Penataan Kawasan Benteng Rotterdam, Pemkot Bakal Relokasi Pedagang Kelapa Muda ke Pasar Baru

Ia mengungkapkan, hingga saat ini sebanyak 28 negara dipastikan berpartisipasi dalam IGS Diplomatic Tour 2026 dengan total 49 delegasi yang terdiri atas duta besar, pasangan duta besar, serta perwakilan kedutaan besar.

Karena itu, Munafri menekankan pentingnya dukungan penuh dari seluruh unsur Forkopimda, khususnya TNI dan Polri, dalam menjamin keamanan serta kelancaran mobilitas para tamu negara selama berada di Makassar.

“Kami ingin memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh tamu negara yang hadir. Karena itu kolaborasi dengan TNI, Polri, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tanpa hambatan,” katanya.

Baca Juga : Jelang IGS 2026, Munafri Ajak APINDO Dukung Gerakan Lingkungan dan Investasi Makassar

Munafri menilai pelaksanaan IGS menjadi kesempatan penting bagi Kota Makassar untuk menunjukkan potensi daerah kepada komunitas internasional, baik dari sisi budaya, pariwisata, maupun peluang investasi dan perdagangan.

Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi kota tetap aman dan kondusif sehingga para delegasi memperoleh pengalaman yang positif selama berada di Makassar.

Adapun rangkaian kegiatan IGS Diplomatic Tour 2026 meliputi penyambutan delegasi dan jamuan makan malam di Benteng Fort Rotterdam, dilanjutkan dengan Business Forum, Ladies Program, pameran UMKM, city tour ke sejumlah kawasan bersejarah, hingga pelayaran menggunakan Kapal Pinisi sebagai bagian dari promosi budaya dan pariwisata Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Jelang IGS 2026, Munafri Ajak APINDO Dukung Gerakan Lingkungan dan Investasi Makassar

Munafri juga memastikan berbagai persiapan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Makassar, termasuk pembenahan infrastruktur pendukung dan kesiapan lokasi kegiatan, telah memasuki tahap akhir dan hampir rampung. (*)