0%
logo header
Kamis, 12 Mei 2022 21:36

Firman Pagarra Paparkan Konsep Pemulihan Ekonomi Pemkot Makassar di Jakarta

Kepala Bapenda Makassar, Firman Pagarra || ist
Kepala Bapenda Makassar, Firman Pagarra || ist

Firman Pagarra menjelaskan konsep pemulihan ekonomi di Kota Makassar yang berangkat dari hibridisasi ekonomi dimulai dengan pembentukan sepuluh ribu pelaku start-up lorong berbasis UMKM. Konsep itu sejalan dengan program Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto bersama Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi

JAKARTA, KATABERITA.CO – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar Firman Hamid Pagarra menjadi pembicara pada Bilateral Forum FGD yang diselenggarakan Tempo Media, di Langham Ballroom Jakarta, Kamis (12/5).

Dengan tema ‘Economic Recovery Aftermath Pandemic’, mantan Kabag Humas Pemkot Makassar itu memaparkan bagaimana ekosistem pemulihan ekonomi di Makassar Recover.

Konsep pemulihan ekonomi itu dipaparkan dihadapan Duta Besar Amerika Serikat Sung Y Kim, Duta Besar Jerman Ina Lepel, Direktur World Bank untuk Indonesia Satu Kahkonen dan Direktur Indonesia Financial Services Wimboh Santoso.

Baca Juga : Periode Kedua, Danny Pomanto Pertahankan Predikat WTP Tiga Tahun Berturut-turut

Firman Pagarra menjelaskan konsep pemulihan ekonomi di Kota Makassar yang berangkat dari hibridisasi ekonomi dimulai dengan pembentukan sepuluh ribu pelaku start-up lorong berbasis UMKM.

Konsep pemulihan ekonomi itu sejalan dengan program Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto bersama Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi

“Dengan adanya startup lorong kita akan membuka keterlibatan para pemuda Makassar dalam merespons bisnis digital secara cepat,” kata Firman.

Baca Juga : Euforia Suporter di Makassar Nobar Timnas U-23 Indonesia Lawan Irak Meski Diguyur Hujan

“Semakin banyak program start-up lorong yang akan dibuat, maka semakin sukses pula dalam membuka ruang inovasi kalangan anak muda millenial dan UMKM,” tambahnya.

Firman juga memaparkan mengenai Makassar Virtual Economic Centre (MARVEC) yang akan menjadi induk dari start-up lorong. Karena yang bisa bertahan di era pandemi ini adalah unicorn yang mampu beradaptasi dengan perkembangan masyarakat.

“Dengan sistem pemulihan ekonomi Makassar Recover mampu menjadikan pertumbuhan ekonomi Kota Makassar ke arah yang lebih baik di angka 4,47 pada 2021 dibanding minus 1,27 pada 2020,” tutupnya.