0%
logo header
banner dprd makassar
Minggu, 27 Maret 2022 23:15

Dukung Perfilman Lokal, Dispar Makassar Nonton Bareng Film Ambo Nai

Kepala Dispar Makassar, Muhammad Roem nonton bareng film Ambo Nai Supir Andalan, di Studio 21 Mal Panakkukang, Minggu (27/3).
Kepala Dispar Makassar, Muhammad Roem nonton bareng film Ambo Nai Supir Andalan, di Studio 21 Mal Panakkukang, Minggu (27/3).

Roem mengatakan langkah ini sebagai bentuk dukungan pemerintah kota terhadap industri perfilman lokas agar terus berkreasi memproduksi film-film yang mengangkat budaya Kota Makassar.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Makassar, Muhammad Roem mengajak seluruh staf nonton bareng film Ambo Nai Supir Andalan di Studio 21 Mal Panakkukang, Minggu (27/3).

Roem mengatakan langkah ini merupakan bentuk dukungan pemerintah kota terhadap industri perfilman lokal agar terus berkreasi memproduksi film-film yang mengangkat budaya Kota Makassar.

“Kearifan lokalnya terasa, sehingga film-film seperti ini perlu kita support karena telah mempromosikan budaya kita sampai ke tingkat nasional,” kata Roem.

Baca Juga : Dispar Makassar Terima Kunker DPRD Tabalong, Bahas Peran Pariwisata dalam Kesejahteraan Warga

Menurut dia, film bergenre komedi yang disutradarai Andi Burhamzah patut diacungi jempol. Sebab Ambo Nai Supir Andalan merupakan film bernuansa lokal Bugis-Makassar yang menasional.

“Kebanggan bahwa bahasa daerah kita Bugis-Makassar juga diterima secara nasional,” ucap dia.

Selain dibintangi komedian asal Bone Syaiful Muharram, film ini juga menghadirkan aktris dan aktor Makassar seperti Diny Arishandy, Cukke, hingga Daeng Nojeng.

Baca Juga : Event Makassar F8 Ramai Dikunjungi Wisatawan Asing

Film ini menceritakan Ambo Nai yang diperangi Syaiful Muharram dipecat sebagai sopir penumpang antar daerah saat istrinya (Diny Arishandy) sedang hamil tua.

Untunglah dia mendapatkan informasi dari sahabatnya, Malla (Fendi Pradan) bahwa seorang juragan ikan (Daeng Noje) sedang membutuhkan sopir untuk mengantarkan ikan-ikannya ke kota.

Namun, dia tidak tahu jika persaingan sesama sopir di tempat juragan ikan sangat keras. Ambo Nai yang lugu pun diterima bekerja meski dia harus berbagi penghasilan dengan sahabatnya.

Baca Juga : PT Festival Delapan Indonesia Tegaskan Tak Kelola APBD di Makassar F8

Akan tetapi, Ambo Nai harus berhadapan dengan Bos Pirang (Karisman Saputra) dan antek-anteknya. Saat ada pengantaran spesial ke Makassar, juragan memberikan kepercayaan kepada Ambo Nai, bukan kepada Bos Pirang.

Ambo Nai dan Malla pun harus melewati berbagai rintangan.