0%
logo header
Jumat, 04 Februari 2022 19:21

Dua Pejabat Pemkot Makassar Positif Covid-19, Danny Terapkan 50% WFH

Balai Kota Makassar di Jalan Ahmad Yani || ist
Balai Kota Makassar di Jalan Ahmad Yani || ist

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengumumkan dua pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terkonfirmasi positif Covid-19. Keduanya diketahui adalah Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Firman Hamid Pagarra dan Kepala Dinas Kebudayaan Andi Herfida Attas.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengumumkan dua pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terkonfirmasi positif Covid-19.

Keduanya diketahui adalah Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Firman Hamid Pagarra dan Kepala Dinas Kebudayaan Andi Herfida Attas.

Guna mencegah penularan yang lebih luas, Danny mengambil kebijakan dengan menerapkan 50% Work Form Home (WFH) atau bekerja dari rumah.

Baca Juga : Jawab Pemandangan Umum Fraksi, Danny Pomanto Tegaskan Realisasi Penerimaan PAD Makassar Meningkat Year to Year

“Ada dua ASN kita positif Covid-19, Bapenda dan Kebudayaan. Sekarang 50% kami WFH,” kata Danny, Jumat (4/2).

Setelah mendengar kasus itu, Danny juga mengintruksikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar untuk melakukan tracing. Khususnya di dua OPD tersebut.

“Saya minta tracing seluruh OPD. Asisten I yang pimpin tracing di Pemkot Makassar,” ungkap dia.

Baca Juga : Firman Pagarra Minta PSN Pembangunan Stadion Sudiang Hingga Makassar City Center masuk di RPJPD 2025-2045

Kepala Dinkes Makassar, Nursaidah Sirajuddin mengatakan telah melakukan tracing di Dinas Kebudayaan. Hasilnya, satu orang terkonfirmasi positif melalui rapid tes antigen.

“Dari 45 yang ditracing, satu orang yang rapid tes antigen-nya positif. Itu kami lanjutkan dengan pemeriksaan PCR. Kita masih tunggu hasilnya,” ujar Nursaidah.

Sedangkan untuk Bapenda Makassar, baru akan dilakukan tracing pada Senin 7 Februari mendatang.

Baca Juga : 36 Peserta Lelang Jabatan Eselon II Lolos ke Tahap Wawancara

“Tadi petugas sudah datang ke sana (Bapenda), tapi hanya sedikit pegawai. Jadi nanti Senin baru kita lakukan tracing,” papar dia.