MAKASSAR, KATABERITA.CO – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengumumkan dua pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terkonfirmasi positif Covid-19.

Keduanya diketahui adalah Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Firman Hamid Pagarra dan Kepala Dinas Kebudayaan Andi Herfida Attas.
Guna mencegah penularan yang lebih luas, Danny mengambil kebijakan dengan menerapkan 50% Work Form Home (WFH) atau bekerja dari rumah.
Baca Juga : Pacu PAD Lewat Akselerasi Digitalisasi, Munafri Minta Habit Transaksi Digital Dimulai Dari Pegawai Pemkot
“Ada dua ASN kita positif Covid-19, Bapenda dan Kebudayaan. Sekarang 50% kami WFH,” kata Danny, Jumat (4/2).
Setelah mendengar kasus itu, Danny juga mengintruksikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar untuk melakukan tracing. Khususnya di dua OPD tersebut.
“Saya minta tracing seluruh OPD. Asisten I yang pimpin tracing di Pemkot Makassar,” ungkap dia.
Baca Juga : Kepala Distaru Makassar Hadiri Tax Award 2025, Dukung Optimalisasi Kepatuhan Pajak Daerah
Kepala Dinkes Makassar, Nursaidah Sirajuddin mengatakan telah melakukan tracing di Dinas Kebudayaan. Hasilnya, satu orang terkonfirmasi positif melalui rapid tes antigen.
“Dari 45 yang ditracing, satu orang yang rapid tes antigen-nya positif. Itu kami lanjutkan dengan pemeriksaan PCR. Kita masih tunggu hasilnya,” ujar Nursaidah.
Sedangkan untuk Bapenda Makassar, baru akan dilakukan tracing pada Senin 7 Februari mendatang.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Pimpin Rakor Fokus Selesaikan Tumpang Tindih Pengelolaan Parkir
“Tadi petugas sudah datang ke sana (Bapenda), tapi hanya sedikit pegawai. Jadi nanti Senin baru kita lakukan tracing,” papar dia.

