MAKASSAR, KATABERITA.CO — Pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan keluarga sejak masa awal kehidupan.

Karena itu, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar terus memperkuat pendekatan berbasis keluarga dalam berbagai program pembangunan.
Intervensi tersebut dilakukan melalui penguatan pemenuhan gizi, pembinaan keluarga, edukasi remaja, pendampingan kelompok rentan hingga pemberdayaan masyarakat.
Program MBG 3B menjadi salah satu bentuk intervensi yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui dan balita non-PAUD.
Di sisi lain, program pembangunan keluarga juga diperkuat melalui pembinaan remaja melalui MABBARANI dan pemberdayaan lansia melalui Sekolah Lansia.
Kepala DPPKB Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, menekankan pentingnya kolaborasi agar pembangunan keluarga dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, 16 Februari 2026.
Pendekatan berbasis siklus kehidupan tersebut diharapkan mampu memperkuat keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas.

